Showing posts with label Industri. Show all posts
Showing posts with label Industri. Show all posts

Sunday, May 23, 2021

SANDI UNO RESMIKAN PELUNCURAN NODE BIO SNEAKERS DI KADIN

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Dewan Serat Indonesia (DSI) melakukan terobosan baru bidang industri kecil berbasis kreasi anak bangsa dengan bahan serat asli Indonesia atau lebih mudah diingat kawula muda era digital "Bio Sneakers" Masih disuasana Lebaran pada tanggal 18 Mei 2021 KADIN dan DSI meluncurkan sepatu dengan brand "Node" milik anak muda bernama David Triangkasa, ternyata berbasis Research & Development (R&D). Johnny Darmawan salah satu Wakil Ketua Umum KADIN dalam sambutan pengantar menuturkan "Bahan baku bio sneakers yang dikembangkan milenial berasal dari serat dan pohon alam lokal Indonesia dan didukung riset dan pengembangan Balitbang Pasca Panen Kementerian Pertanian RI, dan berpeluang menjadi pemain di pasar lokal maupun internasional dan bisa sustain terus berkelanjutan karena ramah lingkungan". Johnny menambahkan "bio sneakers rencananya akan disertakan dalam pameran fashion dunia di Paris,bahkan rencananya akan diperagakan dalam acara tersebut pada akhir tahun 2021. KADIN akan mendukung penuh langkah ini".
Menparekraf Sandi Uno sebagai pembicara kunci(keynote speaker)dan meresmikan peluncuran bio sneakers yang di prakarsai KADIN, sangat mengapresiasi dan berharap momentum seperti ini menjadi kebangkitan industri kreatif Indonesia yang saat pandemi covid-19 mengalami kelesuan, namun kuartal 2 tahun ini sudah mulai bangkit.
Menparekraf yang saat ini mengikuti jejak Presiden Jokowi menggunakan produk domestik mulai dari perawatan rambut hingga kaki, mengatakan "Ada 3 hal penting yang harus dan terus menerus diberdayakan oleh para pengusaha kita yaitu: Research & Development (R&D) untuk inovasi produk yang berkaitan akademisi, ekonomi ramah lingkungan dan serta mengikuti perubahan zaman. Contoh pemasaran berbasis digital/ e-commerce akan memperluas penetrasi pasarnya, bisa jadi omzet melonjak 300%, maka supply chain dipikirkan untuk ketersediaan produknya. Ini penting nya kolaborasi dengan Kementerian terkait seperti Kemendag karena yang dihilir perlu dikembangkan,dan kerjasama lembaga lain seperti dengan LPER dan Asosiasi lain",pungkasnya. Sebelum meninjau pameran produk-produk serat, menparekraf Sandi Uno menerima produk-produk "Jamu Nanotech Euca"series terobosan jamu bahan tanaman lokal, yang kegunaan mencegah Covid-19 dari Litbang Kementerian Pertanian RI. Francisca Sestri Sekjen LPER dan anggota Humas GP Jamu selaku mediator antara DSI dan Kemenparekraf merasa lega, pasalnya sambutan Menparekraf selama hampir satu jam memberikan motivasi berbisnis yang dinamis, dengan prinsip gercep (gerak cepat). Sestri berharap peluncuran produk ini diikuti oleh pemain UMKM lain seperti Jamu, Kosmetik, berbasis tanaman berkhasiat asli Indonesia akan membangkitkan peluang-peluang bisnis yang menjanjikan di negeri sendiri.
Dipenghujung acara Euis Saedah Ketua Umum DSI, Dirjen IKM 2014-2018 bersyukur bahwa Lembaganya mendapatkan dukungan dari KADIN, Kementerian Pertanian, Petindustrian, Parekraf dan Kemendag kedepan akan terus berkoordinasi dengan para pihak untuk secara rutin bersinergi. Dalam kesempatan ini ia sangat berterimakasih kepada Menteri Parekraf Sandiaga Uno yang telah meresmikan peluncuran Sepatu merek "Node bio sneakers" dengan rileks namun memberikan spirit kepada anak muda untuk terus berinovasi, berkreasi mengembangkan industri kreatif berbahan serat alami dan diharapkan menciptakan lapangan pekerjaan secara berkelanjutan.
Acara ini selain off line terbatas di Menara Kadin juga digelar secara offline dan live Youtube yang dihadiri lintas pejabat Kementerian, Perguruan Tinggi dan juga pengarah GK Center Tantri Relatami sekaligus Dewan Pembina LPER (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat) yang memonitor dengan seksama.

Thursday, February 4, 2021

LPER MENYIMAK " KONSEP EKONOMI INDUSTRI PASCA NEW NORMAL" PAPARAN MUDRAJAD KUNCORO

Di saat dunia berubah dari era tatap muka ke era daring, maka struktur ekonomi global berubah, dengan mengedepankan sosiopreneur yang mau tidak mau harus ditekuni, agar pembangunan berkelanjutan terjaga. Pada tanggal 4 Februari 2021 Himpunan ahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Trilogi mengadakan Seminar daring dengan pembicara Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, Guru Besar Ilmu Ekonomi FEB. UGM. dan Rektor Universitas Trilogi.Kuncoro demikian biasa dipanggil menyinggung soal dampak pandemi Covid-19 terhadap beberapa sektor ekonomi dasyat khususnya industri olahan, sektor Perhotelan & pariwisata, serta transportasi (Penerbangan, Angkutan KA dll). Dan yang masih tumbuh sektor pertanian, telekomunikasi, dan kesehatan / Farmasi. Dampaknya ke tingkat pengangguran nasional pada Agustus 2020 di angka 7,07 % ekuivalen sebesar 9,8 juta atau naik 2,06 % dari Februari 2019. Dengan tingkat penyebaran DKI,Banten,JABAR, Kepri dengan penyebaran tertinggi diatas 10%.
Industri di Indonesia masih menghadapi beberapa kendala karena ketergantungan impor bahan baku sebesar 73,75 %,barang modal 16,64 %, sisanya adalah barang jadi. Karena pandemi dan rumitnya birokrasi mengakibatkan daya saing yang telah membaik pada tahun 2015 diperingkat 34, pada tahun 2019 merosot ke peringkat 50, dan tahun 2020 bisa lebih turun lagi.Solusi kedepan industri harus bangkit, untuk Indonesia maju di tahun 2035 dengan langkah: Restrukturisasi Birokrasi, Restrukturisasi Finansial dan New Normal. Cara tersebut: meningkatkan nilai tambah SDM, Kompetitif berbasis lingkungan, dan menuju Negara Industri Tangguh.
Moderator hebat Benny Pasaribu Ph.D, Ketua Komisi IX DPR RI Bidang Keuangan, Perbankan dan Perencanaan (2000-2002),Anggota KEIN 2014-2019, saat ini aktif sebagai dosen dan Ketua Dewan Senat Univ. Trilogi,dan Ketua Dewan Pembina LPER (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat) menegaskan bahwa struktur industri di Indonesia harus menciptakan hasil yang memiliki nilai tambah lebih baik dari negara lain,dan segera melakukan terobosan bidang industri yaitu menggunakan bahan substitusi industri dari lokal sehingga ketergantungan dari impor mulai berkurang dan lapangan kerja akan tercipta khususnya di sektor Pertanian,industri olahan.Sosiopreneur kaum milenial harus ditumbuh kembangkan. Nah untuk sesi berikutnya bisa mengajak KPPU agar kita semakin maju dan mencermati persaingan dan industri bisa tumbuh secara berkeadilan, kata Ketua KPPU periode 2007-2013,dengan semangat.
Sepakat dengan Mudrajad Kuncoro dan Benny Pasaribu, salah satu peserta diskusi Dr.Francisca Sestri Sekjen LPER (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat)dan Puket I Bidang Kependidikan STIE Insan Pembangunan, bahwa konten impor bahan baku yang sudah diatas 70 % harus dicarikan jalan keluar dengan substitusi bahan dari dalam negeri, karena kalau terus impor maka industri kita selamanya akan memakmurkan negara lain. Dan daya saing yg makin merosot sulit diatasi akhirnya ekspor kita akan stagnan karena tidak kompetitif atau barang yang diproduksi menjadi mahal.

Friday, January 6, 2012

Dr. BRA. Mooryati Sodibyo 84 Tahun



Satu tahun yang lalu ibu Mooryati Soedibyo pemilik PT. Mustika Ratu Tbk, menyerahkan estafet pimpinan puncak kepada putri keduanya Putri Kuswisnu Wardani. Perusahaan yang bergerak dibidang industri Jamu dan Kosmetika berbasis ramuan alami warisan keraton Surakarta ini memiliki Visi: Mempercantik setiap orang didunia, melalui Perawatan Paripurna.Dengan misi, sebagai pemain pemimpin pasar disegmennya dengan pencapain target penjualan domestik dan luar negeri.
Beberapa bulan lalu beliau dan kerabat keraton berhasil memperjuangkan gelar pahlawan nasipnal PB X eyangnya dan raja Surakarta. Ia mewakili penerimaan tanda pahlawan nasional di Istana Negara. Bukti bahwa perempuan yang satu ini adalah tokoh nasional yang sukses dan berbakti pada leluhur di negerinya.
Beliau dan keluarganya berlibur ke Amerika sejak tanggal 18 Desember 2011 lalu,sedangkan perusahaan tetap berjalan seperti biasa berdasarkan buku budget 2012 yang sudah ditandatangan Manajemen secara terintegrasi.
Dr. BRA. Mooryati Soedibyo pada tanggal 5 Januari 2012 genap berusia 84 tahun,usia lanjut namun tidak menjadi halangan untuk tetap berkiprah dibidang entrepreneurship. Bahkan beliau memiliki Yayasan Mooryati Soedibyo yang menaungi LPPMS(Lembaga Pendidikan & Pelatihan Mooryati Soedibyo) dan WEA Pendidikan Kewirausahaan Perempuan Tingkat Asean.Selamat Ulang Tahun Bu Moor...

Tuesday, July 12, 2011

Mengapa Mesti ditunda untuk UKM?




Tepat pukul 09.30 tanggal 11 Juli 2011 acara penandatanganan antara APINDO Perindustrian, Perdagangan dan UKM dibuka oleh Sofyan Wanandy Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia di lantai dua Kementrian Perindustrian di Jakarta.
Dalam sambutannya dikatakan berulang-ulang, Pemerintah saat ini harus konsentrasi pada bidang masing-masing. Khusus Industri Perdagangan fokus pada pertumbuhan perekonomian, bukan main politik, kami sudah jenuh dengan tantangan saat ini dan masa mendatang. Indonesia Incorporated harus diwujudkan dengan kerjasama baik Industri dan perdagangan nasional secara terpadu. Sehingga apa yang sudah dicanangkan dalam roadmap Kadin Indonesia untuk memajukan UKM kita benar-benar terwujud. Mereka adalah ujung tombak perekonomian kita yang jumlahnya sangat besar, dan terbukti tangguh menghadapi persaingan global.
Menteri Perindustrian menekankan betapa kuatnya arus barang masuk dari luar yang perlu diantisipasi, sebagai contoh peralatan mukena, tasbih yang menjamur di pasar Tanah Abang ternyata dari Malaysia. Namun hasil kerajinan seperti sepatu, tas kulit yang dipamerkan di lantai satu tidak kalah kualitasnya dibanding produk luar.
Begitu juga Mendag Marie Elka Pangestu, mengharapkan pengertian CSR bagi perusahaan besar tidak terbatas memberikan sumbangan untuk dana pendidikan masyarakat sekitar usahanya, namun memberikan pembinaan teknis dan menjadi Customer bagi UKM-UKM terkait. Sehingga mereka bisa tumbuh dan membuka lapangan pekerjaan baru.
Diseberang sini terdengar bisik-bisik pengusaha elektronika antara lain Rachmad Gobel dan Yeani Keet, bahwa perlu membuat Trade Center, dengan menampilkan karya anak bangsa berbasis budaya, sehingga dapat dipromosikan ke Manca negara.
Mengapa mesti UKM-UKM yang berbasis usaha kreatif? Sebab mereka adalah usahawan-usahawan yang akan menjadi pilar ekonomi kerakyatan bangsa Indonesia.
Acara ini diakhiri dengan peragaan busana batik rancangan putra putri kita, bercorak nekabudaya.

Tuesday, February 15, 2011

APA ITU KOSMETIK ?




Ketika RDPU dengan Komisi IX DPR-RI beberapa minggu lalu, terbukti bahwa kata "Kosmettik" masih identik dengan gincu dan bedak pemoles wajah. Dengan demikan menggugah rasa dan hati untuk menyampaikan pandangan secara gamblang kepada seluruh anggota dewan dan para asosiasi medis dan obat tradisional yang menyangkut urusan kesehatan.

Kosmetik disini meliputi produk atau jasa yang sangat erat dengan persentuhan dengan kulit dan tubuh manusia dari luar. Sehingga Industri penghasil produk dan jasa masuk dalam wilayah Kesehatan, bukan di kelompok Kementrian Perindustrian. Lihat saja Permenkes 1175 tahun 2010 Tentang Ijin Produksi Kosmeika dan Permenkes 1176 tahun 2010 Tentang Notifikasi Kosmetika.Mengapa khusus Kosmetik yang dibuat Peraturan, kenapa tidak seluruh industri Farmasi? Sesuai Hasil Notulen yang dapat diunduh di web BPOM tentang Hasil Rapat Kosmetika Se Asean di Yogyakarta? Hanya Tuhan Yang Tahu.Memang BPOM tidak bisa disalahkan karena sudah 5 tahun tertunda dan tahun 2010 Presiden telah menandatangani Harmonisasi Asean Kosmetik secara G to G. Tahun 2011 beliau terpilih sebagai Ketua Asean secara regional.

Apa yang dapat diketahui tentang Kosmetik? Dijelaskan dalam RDPU tersebut antara lain sabun cuci, sabun mandi, shampo,pasta gigi, obat kumur, Krem badan,minyak wangi dll, sehingga dapat disimpulkan sebagai komoditas pemenuhan kebutuhan manusia. Katakan Krem Body Lotion sangat dibutuhkan manusia baik dari sengatan matahari, debu akibat polusi ataupun yang biasa beraktivitas di ruang AC. Begitu juga seorang bayi yang baru lahir saja harus dimandikan dengan sabun bayi itu kalau mereka berpendidikan cukup, kalau dipelosok pulau terluar ya sabun seadanya. Untuk menyuci pakaian bayi tentu memakai sabun colet atau deterjen seperti Rinso.

Karena pangsa pasar Indonesia luas dengan populasi terakhir terdapat 237,6 jiwa manusia hidup, maka Asean bersepakat memulai kerjasama tanpa melalui ijin edar POM atau pengawas peredaran barang Kosmetik diganti dengan Notifikasi. Manfaat bagi industri kosmetik wilayah Asean apabila sudah memenuhi standar Asean yaitu CPKB/GMP. Maka 14 hari dari tanggal pengajuan secara online barang bisa beredar diseluruh wilayah Asean. Bagi yang tidak memenuhi standar,khusus produk baru tidak bisa dipasarkan ke luar negeri. Untuk barang yang sudah ada harus mulai notifikasi sd tahun 2012 agar tetap bisa beredar di Indonesia. Sebab setelah tahun tersebut semua ijin edar gugur demi hukum. Kelemahan sistem ini, apabila dalam tahun berjalan ditemukan pelanggaran melalui BPOM ataupun klaim negara Asean, maka produk tersebut tidak bisa lagi beredar seluruh wilayah Asean sd dapat dicabutnya ijin produksi. Maka harus taat terhadap standar Asean yang sudah disepakati.

Paparan tersebut ternyata menyadarkan berbagai pihak, mengapa Industri Kosmetika tingkat bawah dan mikro memohon-mohon kepada yang berwenang untuk mendapatkan kemudahan, kelancaran notifikasi walupun harus berhutang sahabat atau perbankan, untuk biaya CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) atau GMP, agar mereka tidak gulung tikar karena tidak bisa memasarkan barangnya minimal di Negeri sendiri.

Friday, December 19, 2008

SWA : Herbal Medicine Award



Ket gambar Kanan : Irwan Hidayat, Putri K Wardhani, Dony Kusuma, Kemal Gani

Majalah Swa dan Brandmaker telah menobatkan 10 Perusahaan berbasis obat herbal dan jamu. Acara ini di gelar di Jakarta dengan menampilkan paparan beberapa perusahaan herbal antara lain
Mustika Ratu,Tempo dan Soho yang di lanjutkan presentasi kiat-kiat penilaian dari sisi marketing oleh Simon Yonathan.


Kemal E Gani pimpinan majalah Swa memberikan award di dampingi oleh Simon Yonathan pimpinan Brandmaker.
Dalam sambutannya Kemal mengatakan saatnya kita bangsa Indonesia mengapresiasi industri berbasis herbal, terbukti pertumbuhannya semakin tajam di era global ini dan patut di dukung oleh semua kalangan yang terkait.
Begitu pula kepada saya Kemal Gani mengatakan sudah saatnya industri kreatif berbasis herbal diangkat media menuju Citra Cinta Produk Indonesia yang membanggakan, dan memiliki prospek pertumbuhan penjualan baik di pasar domestik maupun luar negeri yang menggembirakan.
Pada acara ini banyak penghargaan yang di sabet oleh Sido Muncul pimpinan Irwan Hidayat. Adapun Mustika Ratu diwakili oleh Putri K Wardhani, yang sebelumnya menjadi nara sumber dalam acara ini. Putri menekankan pentingnya kreativitas dalam industri herbal yang terus akan berkembang. Bhakan Indonesia penghasil sumber tanaman berkhasiat terbesar kedua didunia setelah Brazil.
Acara ini dijadualkan di hadiri Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, sebagai nara sumber dalam kaitanya pentingnya Iptek dalam pengembangan tanaman obat berkhasiat di Indonesia, namun berhalangan hadir, karena padatnya tugas di tempat lain.

Friday, December 12, 2008

JAMU "PRODUK INDONESIA"


Ket gambar kiri : Menristek, kanan: dari kiri Thomas, Putri, Charles Saerang Ketum GP. Jamu,Chandra

Ditengah berita menyedihkan seperti antrean zakat kurban, kelangkaan gas untuk masyarakat kurang mampu, antrean minyak tanah dan PHK beberapa sektor riil , kita menyimak tentang kiprah industri Jamu dewasa ini. Jamu adalah salah satu produk yang dibuat dari bahan tanaman berkasiat asli Indonesia seperti, kunyit, jahe, pegagan, sambiloto, kunci, temu lawak dll. Merupakan salah satu kekuatan perekonomian dari sektor tanaman obat tradisional. Seiring dengan kemajuan teknologi dan era global, pengusaha domestik khususnya sudah mulai memikirkan ke arah memperkuat ekonomi kerakyatan. Oleh sebab itu dalam Rakernas GP Jamu tanggal 11 Desember 2008 dipimpin oleh Charles Saerang sebagai Ketum GP. Jamu, masing-masing ketua bidang telah melakukan kajian terhadap program-program kerja yang telah disahkan tahun sebelumnya.Terutama masalah Organisasi dan Industri Perdagangan yang banyak menyoroti tentang aturan BPOM yang menyulitkan proses registrasi. Padahal Harmonisasi Asean atau Piagam Asean sudah di ratifikasi DPR. Disisi lain Industri Jamu Indonesia banyak UKM yang belum mampu memenuhi persyaratan seperti GMP, CPOTB yang menuntut biaya tidak sedikit. Nah Lho?

Hadir dan memberi sambutan dalam rakernas anl : Ketua Umum Kadin Indonesia, Wakil Ketua Kadin Rachmat Gobel, Menristek Kusmayanto Kadiman, Ketua BPOM Husniah Akib dan Deputy Menko Kesra, meriah sambutannya.

Saya menggaris bawahi sambutan Menristek tentang harus di mulai dari "Cinta Produk Indonesia" dan Jamu adalah potensi kekuatan ekonomi yang harus di unggulkan, bahkan beliau mengatakan dengan keputusan MK tentang UU Pendidikan Nasional 20 % alokasi dana disetujui untuk pendidikan termasuk penelitian. Nah kabar gembira ini kita harus follow up ke Ristek agar penelitian terhadap minimal 5 tanaman obat berkasiat bisa di realisasikan dan GP. Jamu dapat memanfaatkan hasilnya. Perlu kerjasama berkesinambungan, mudah-mudahan menterinya tidak ganti lagi..........

Sunday, December 7, 2008

MR : Komitmen Target 2008

Ket. gbr. dari kiri : Sestri, Yanti, Arman dan Amir Husein

Dari Cisarua dalam Area meeting Oktober yang lalu, telah dimantapkan bagaimana situasi krisis pasca tumbangnya Lembaga Keuangan Lehmans di Amerika, dan kiat-kiat apa yang harus di persiapkan oleh Team Sales Marketing Mustika Ratu? Pada dasarnya hanya ada satu Kunci yaitu : Terobosan dan Fokus.

Dari Marketing telah mempfokuskan pada kata gori merek tertentu didukung oleh promosi yang menjual, baik ATL maupun BTL Sedangkan dari Sales menggarap Pasar yang belum terjamah dengan produk eksisting maupun produk baru yang telah teruji di Pasaran. Sedangkan Finance memberi motivasi dengan dukungan budget dalam merealisasikan terobosan tersebut.

Maka pada awal Desember Manajemen berikrar tetap mencapai angka target yang telah di canangkan, ditandai peniupan Lilin oleh GM Sales Amir Husein di saksikan GM Ekspor Azfauri Azis dan BOD : Zulfikar, Putri, dan Arman.

Thursday, October 23, 2008

PERKOSMI HALAL BIHALAL


Perkosmi (Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia) mengadakan Halal Bihalal pada tanggal 23 Oktober 2008 di Hotel Peninsula Jakarta.

Acara ini di buka oleh Ketua Umum Ir. Tonni Pranatajaya menghimbau agar para industriawan di bidang kosmetika tetap bekerja keras dan optimis menghadapi semua tantangan akibat krisis ekonomi ini. Hadir dalam acara ini Direktur Kimia hilir Ir. Toni Tanduk dan perwakilan BPOM.

Setelah ramah tamah antara semua anggota dan pengurus, maka dilanjutkan seminar tentang "Dampak Krisis Keuangan Terhadap Perekonomian di Indonesia" dengan pembicara tunggal Prof. Dr. Faisal Basri, seorang ekonom dan mantan Sekjen Partai PAN periode 2004, dengan paparan yang menyejukan, walaupun sesekali ia mengeluhkan terhadap Bank BUMN yang tetap menjadi pelayan bagi Bosowa, Bukaka dan grup Bakri, yang nyata-nyata banyak hutangnya dan terus di rekstrukturisasi (tampak pada gambar atas anggota Perkosmi saling berjabat tangan, bawah dari kiri, Putri K. wardhani, Aswin dan Ani Savitri).

Saturday, October 11, 2008

Luluk Sumiarso pencinta budaya


Luluk Sumiarso
Teknokrat Pecinta Budaya 
Senin, 12 Nopember 2007 ditemui Suara Karya.
Pendiri Yayasan Majapahit ini memang pecinta seni budaya yang tak asing lagi di kalangan birokrat. Sekalipun dia adalah birokrat sektor migas, kepiawaiannya dalam melestarikan budaya nasional patut diacungi jempol. Dia adalah Luluk Sumiarso, alumnus S1 ITB jurusan Teknik Elektro, dan kini Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) yang tengah berupaya keras menjaga ketahanan energi nasional secara berkesinambungan.

Pengagum Mahapatih Gadjah Mada ini memang memiliki obsesi memperkokoh ketahanan energi nasional. Karena itu, dia mengimplementasikan agenda utama migas menjadi prioritas utama. "Salah satunya, peningkatan eksplorasi dan produksi migas, pengurangan subsidi BBM, dan efisiensi penyediaan migas menjadi pusat perhatian yang utama," ujar pria kelahiran Ponorogo, 11 Mei 1951 ini, di Jakarta, belum lama ini.

Luluk yang pernah menjadi Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) ini sekarang tengah berupaya menempatkan program intensifikasi penerimaan negara dari migas dan refungsionalisasi kelembagaan menjadi bagian dalam upayanya mendorong perkembangan perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat.

Dalam menjalankan peranannya sebagai regulator di sektor migas ini, pengagum mantan Presiden RI Bung Karno dan mantan Presiden AS John Fitzgeral Kennedy ini tetap memberikan perhatian kepada program perlindungan konsumen migas di Tanah Air. 

Alumnus S-2 Universitas Pennsylvania dan Syracuse Univerisity yang juga pernah menjabat Sekjen Departemen ESDM itu pun merasa perlu mengingatkan bahwa mesti ada langkah konkret untuk mengurangi subsidi, baik dengan menekan volume BBM bersubsidi maupun penghematan pemakaiannya terkait dengan melambungnya harga minyak dunia. "Mengurangi beban subsidi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tentunya selain penghematan pemakaian premium, kerosin (minyak tanah--Red), dan solar, juga bisa dilakukan dengan program substitusi energi," ujarnya. (Abdul Choir)

Seperti yang diutarakan via SMS tanggal 11 Oktober 2008, beliau serius akan menggandeng Mustika Ratu dll dalam rangka memajukan dan mencintai budaya bangsa, dalam bentuk kemasan kesenian Campur Sari Campur Tokoh.

Tuesday, September 9, 2008

Blue Energy & Super Toy

Blue Energy.

Belum usai media memberitakan tentang Blue Energy, proyek yang menjanjikan dari temuan Djoko. Cukup menggegerkan. Pasalnya berita tersebut terlanjur menyeruak ke benak publik. Siapa yang tidak tergiur kalau Negara melalui orang seperti Djoko tersebut dapat menghasilkan bahan bakar dari energi air? Air bisa di pakai sebagai pengganti bahan bakar Minyak. Cerita-punya cerita ternyata tidak sesederhana yang di argumenkan penemunya. Alhasil untuk mengubah air menjadi semacam minyak perlu biaya dan teknologi yang jauh lebih mahal. Ooooo kok bisa begitu?

Super Toy.

Ketika dulu kita mengenal bibit padi IR, PB di tahun 1970 an, dan bahkan Indonesia akan tinggal landas berswasembada pangan. Walaupun langkah Pemerintah saat itu banyak mendapat kritikan, karena tidak lagi mengadopsi konsep " Keaneka ragaman pangan", tetapi IR, PB cukup sukses di pedesaan. Begitu juga bantuan penyuluhan dari dinas Pertanian, infrastruktur perairan, pupuk urea, pupuk kandang, masih tersedia sebagai sarana prasarana pertanian padi di desa. Kalau musim giling gula, Pemerintah meminjam tanah petani, sebagai imbalan petani mendapatkan ganti rugi yang memadai plus jatah gula.Kita sudah 1 minggu di guncang lagi dengan berita bibit padi Super Toy, konon hasil panen di bulan Mei 2008  di Purworejo, yang di saksikan Pemimpin kita cukup sukses, apa lagi janji perusahaan PT. Sarana Harapan Indonesia sebagai pengembang varietas SUPER TOY HL-2 ini mengutarakan, hasil panen 3 kali dalam se tahun.

Belum ada 1 tahun dari kedigdayaan super toy ini, masyarakat petani ternyata kecewa, bahwa bibit yang di tanam menyajikan fakta GAGAL PANEN. Nah lho lagi-lagi kok ketipu?

Monday, September 8, 2008

Energi Tangguh, bagi siapa?


Kasus energi tangguh yang akhir-akhir ini menjadi ramai dibicarakan, apa yang menjadi pokok masalahnya dan apa akibatnya bagi negara?
Seperti yang di lontarkan pakar minyak ITB Dr.-Ing. Ir. Rudi Rubiandini, hari ini, ada tindakan yang salah dari pemimpin bangsa ini, pasalnya saat panik dalam mekanisme penjualan Gas. Indonesia sebagai penjual menerima tekanan dari pembeli ( Bayers Market).... Harga gas sendiri berkisar antara 1/10 sd 1/15 dari harga minyak. Artinya apa? Harga gas ikut naik atau turunya seiring perubahan harga minyak dunia.Pada saat itu pesaing Indonesia cukup banyak, sehingga Pemerintah menjual dengan formula Gas = 0,0525x Oil +1,34. Tetapi harga OIL dibatasi minimum USD 15 dan max USD 25.
Dan telah dinegosiasi, menjadi USD 39, berarti harga gas dari USD 2,5 hanya berubah menjadi USD 3,9 saja. Hal ini sangat merugikan negara, karena kontrak di teken selama 25 tahun dan di ikat dengan harga yang sangat rendah. Nah ketika harga minyak dunia lebih dari USD 100 dan harga Gas di pasaran berkisar USD 10 - USD15..... Berarti kerugian akan sangat-sangat besar. Lebih anehnya pada saat itu para tim ekonomi yang ada di pemerintahan kok tega menyetujui batasan maximum di harga USD 25, padahal tak ada seorangpun yang bakal tahu harga oil berubah seperti apa selama waktu yang cukup lama sd 25 tahun tersebut. Seyogyanya harga Oil menggunakan harga pasar, sehingga penetapan harga gas kita akan adil bagi kedua belah pihak.


Wednesday, September 3, 2008

Krisis Listrik




Krisis Listrik dan dampaknya pada industri komersial dan hiburan

Rapat yang dipimpin oleh Stefanus Ridwan Ketum APPBI dihadiri Handaka Santosa pengurus REI, Suryadi Sasmita, Ketum Aprindo, Susanto Ketum AP3MI, Sestri dan lain-lain. 
Menghasilakan sikap keberatan terhadap rencana PLN mewajibkan Industri komersial dan hiburan menggunakan genset 1 minggu 2 kali, karena krisis listrik.

Rekomendasi dibawah ini merupakan hasil rapat tanggal 22 Agustus 2008 :

1. Sehubungan dengan kebijakan PLN melakukan pemadaman listrik bagi pengguna B3 (hotel, mall, dan office) dimana kebijakan tersebut, ditolak oleh para anggota asosiasi pengusaha Indonesia, yang tergabung dalam (PBBI, APPBI, APRINDO, PERKOSMI, PHRI, AMPRI, karena dianggap tidak rasional dan melanggar hukum sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM nomor: 0031 tahun 2003 dan Inpres no.10 tahun 2005 dan tidak mengindahkan Inpres no. 2 tahun 2008 tentang Penghematan Energi;

2. PLN tidak memikirkan jika kebijakan tersebut dijalankan maka akan mengakibatkan meningkatnya biaya operasional gedung-gedung yang berdampak pada :

- meningkatnya biaya operasional atas penggunaan genset;
- meningkatnya service charge yang ditanggung oleh para tenant;
- meningkatnya harga-harga barang dan jasa;
- menurunkan transaksi penjualan barang dan jasa, termasuk daya beli masyarakat;
- pengurangan jumlah karyawan guna mempertahankan biaya operasi.


Pada akhirnya akan memicu inflasi secara nasional, padahal pemerintah tengah berusaha mempertahankan tingkat inflasi sebesar 6,2 %.

3. PLN tidak mempunyai pengetahuan dan data yang cukup, bahwa genset yang ada saat ini adalah bersifat standby genset bukan untuk continous running genset, sehingga genset yang ada tak dapat digunakan dalam jangka waktu lama, belum lagi resiko jika terjadi malfunction terhadap penggunaan genset.

4. Penghematan-penghematan yang telah dilakukan oleh anggota Asosiasi antara lain :

- AC dijalankan lebih lambat 1 Jam dan dimatikan lebih awal 1 jam, = 2jam sehari dimana telah terjadi penghematan sebesar 8,6 % dari jumlah pemakaian;
- Temparatur AC telah dinaikan menjadi minimum 25 derajat celcius, yang biasanya 23 derajat celcius, sehingga telah terjadi penghematan berkisar 2 derajat atau 0,6 % dari jumlah pemakaian;
- Penghematan lain-lain, antara lain penggunaan eskalator, IT, penggunaan lampu hemat energy, yang diperkirakan telah menghemat sebesar 1 %.

Sehingga total penghematan yang telah terjadi berkisar 10,2 % dari total pemakaian, hal inipun telah mendapatkan komplain dari para konsumen.  

Monday, September 1, 2008

Bluemoon & Gelar Kebangkitan Jamu Indonesia


Ditengah hingar bingarnya pencanangan Kebangkitan Jamu Indonesia, yang di buka oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Dimana Jamu memiliki prospek yang baik di Indonesia maupun manca negara.
Di bumi kita kaya akan tumbuhan tanaman berkasiat antara lain : Kunyit, Temu lawak, Temu giring, Temu kunci, jahe, kencur, sambiloto, pegagang, daun sembung, jati belanda, lengkuas, daun kumis kucing, mahkota dewa dll.
Tentu amat sayang bila negara-negara tetangga datang dan belajar menggali kegunaan tanaman tersebut, kemudian membelinya dalam bentuk bahan baku, lalu kembali ke Indonesia dalam kemasan produk jadi dan kemudian di konsumsi oleh bangsa Indonesia yang jumlahnya terbesar no 3 didunia setelah Cina dan India.
Oleh sebab itu Ketua Umum GP. Jamu Charles Saerang, menggandeng pemerintah ( Ristek dan Departemen Pertanian) untuk sungguh-sungguh mencanangkan kebangkitan jamu Indonesia, dengan mengunggulkan 7 tanaman berkasiat unggulan tersebut antara lain : Kencur, Temu Lawak, Jahe, Pegagang, dan Sambiloto. Dan ditambah dari departemen pertanian menambahkan tanaman Sledri dan kunyit.
Ditengah hingar bingar mempromosikan tanaman berkasiat dan merupakan bahan alami, ada penarikan besar-besaran terhadap Bluemoon produk yang dikeluarkan perusahaan BUMN ini oleh Badan POM.
Ketua BPOM Dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib yang biasa di sapa bu Ance, membenarkan penarikan produk Bluemoon tersebut karena mengandung bahan kimia, bukan asli bahan alami. Karena kami memiliki alat diteksi yang sama canggihnya dengan alat CIA, katanya kepada kami pengurus GP Jamu ( Putri, Charles Saerang, Sestri, Devita dan Ketum YPI Wardiman Joyonegoro) di sela-sela pembekalan Finalis Putri Indonesia tahun 2008 di Jakarta bulan lalu.
Kata Charles dan Putri K Wardhani, kita sebagai produser jamu harus hati-hati dan menjunjung tinggi kode etik yang ditetapkan BPOM agar tidak ditarik dan dibekukan pemerintah, karena me reposisi suatu produk sangat mahal resikonya.