Sunday, May 23, 2021

SANDI UNO RESMIKAN PELUNCURAN NODE BIO SNEAKERS DI KADIN

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Dewan Serat Indonesia (DSI) melakukan terobosan baru bidang industri kecil berbasis kreasi anak bangsa dengan bahan serat asli Indonesia atau lebih mudah diingat kawula muda era digital "Bio Sneakers" Masih disuasana Lebaran pada tanggal 18 Mei 2021 KADIN dan DSI meluncurkan sepatu dengan brand "Node" milik anak muda bernama David Triangkasa, ternyata berbasis Research & Development (R&D). Johnny Darmawan salah satu Wakil Ketua Umum KADIN dalam sambutan pengantar menuturkan "Bahan baku bio sneakers yang dikembangkan milenial berasal dari serat dan pohon alam lokal Indonesia dan didukung riset dan pengembangan Balitbang Pasca Panen Kementerian Pertanian RI, dan berpeluang menjadi pemain di pasar lokal maupun internasional dan bisa sustain terus berkelanjutan karena ramah lingkungan". Johnny menambahkan "bio sneakers rencananya akan disertakan dalam pameran fashion dunia di Paris,bahkan rencananya akan diperagakan dalam acara tersebut pada akhir tahun 2021. KADIN akan mendukung penuh langkah ini".
Menparekraf Sandi Uno sebagai pembicara kunci(keynote speaker)dan meresmikan peluncuran bio sneakers yang di prakarsai KADIN, sangat mengapresiasi dan berharap momentum seperti ini menjadi kebangkitan industri kreatif Indonesia yang saat pandemi covid-19 mengalami kelesuan, namun kuartal 2 tahun ini sudah mulai bangkit.
Menparekraf yang saat ini mengikuti jejak Presiden Jokowi menggunakan produk domestik mulai dari perawatan rambut hingga kaki, mengatakan "Ada 3 hal penting yang harus dan terus menerus diberdayakan oleh para pengusaha kita yaitu: Research & Development (R&D) untuk inovasi produk yang berkaitan akademisi, ekonomi ramah lingkungan dan serta mengikuti perubahan zaman. Contoh pemasaran berbasis digital/ e-commerce akan memperluas penetrasi pasarnya, bisa jadi omzet melonjak 300%, maka supply chain dipikirkan untuk ketersediaan produknya. Ini penting nya kolaborasi dengan Kementerian terkait seperti Kemendag karena yang dihilir perlu dikembangkan,dan kerjasama lembaga lain seperti dengan LPER dan Asosiasi lain",pungkasnya. Sebelum meninjau pameran produk-produk serat, menparekraf Sandi Uno menerima produk-produk "Jamu Nanotech Euca"series terobosan jamu bahan tanaman lokal, yang kegunaan mencegah Covid-19 dari Litbang Kementerian Pertanian RI. Francisca Sestri Sekjen LPER dan anggota Humas GP Jamu selaku mediator antara DSI dan Kemenparekraf merasa lega, pasalnya sambutan Menparekraf selama hampir satu jam memberikan motivasi berbisnis yang dinamis, dengan prinsip gercep (gerak cepat). Sestri berharap peluncuran produk ini diikuti oleh pemain UMKM lain seperti Jamu, Kosmetik, berbasis tanaman berkhasiat asli Indonesia akan membangkitkan peluang-peluang bisnis yang menjanjikan di negeri sendiri.
Dipenghujung acara Euis Saedah Ketua Umum DSI, Dirjen IKM 2014-2018 bersyukur bahwa Lembaganya mendapatkan dukungan dari KADIN, Kementerian Pertanian, Petindustrian, Parekraf dan Kemendag kedepan akan terus berkoordinasi dengan para pihak untuk secara rutin bersinergi. Dalam kesempatan ini ia sangat berterimakasih kepada Menteri Parekraf Sandiaga Uno yang telah meresmikan peluncuran Sepatu merek "Node bio sneakers" dengan rileks namun memberikan spirit kepada anak muda untuk terus berinovasi, berkreasi mengembangkan industri kreatif berbahan serat alami dan diharapkan menciptakan lapangan pekerjaan secara berkelanjutan.
Acara ini selain off line terbatas di Menara Kadin juga digelar secara offline dan live Youtube yang dihadiri lintas pejabat Kementerian, Perguruan Tinggi dan juga pengarah GK Center Tantri Relatami sekaligus Dewan Pembina LPER (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat) yang memonitor dengan seksama.

No comments: