Tidak terasa pencipta lagu "Pancasila Rumah Kita" mas Franky Sahilatua sudah mendahului kita. Namun angan-nya, keinginannya tetap menjadi harapan tiap warga negara Indonesia mewujudkan kehidupan sejahtera.
Beberapa bulan lalu ditahun yang sama ini, penulis buku "Negara Paripurna" bung Yudi Latif mengumandangkan orasinya di TIM untuk mengenang seorang Franky dengan hal yang tidak jauh berbeda. Negara suatu tempat yaitu Indonesia dalam pengertian bahwa tiap jiwa yang ada didalamnya akan bahagia penuh kerukunan dalam menyembah Tuhan YME, empati dengan sesama,bersatu padu melawan bentuk penjajahan dari eksternal dengan mengedepankan pemecahan masalah secara mufakat, pada akhirnya sejahtera adalah tujuan utama.
Bercermin dari kejadian demi kejadian, mulai bom bunuh diri di GBI Solo pada September lalu,Papua membara yang menewaskan aparat kepolisian juga warga, Sondang nekad membakar diri, Mesuji sengketa lahan serta bentrokan warga di Bima NTB berujung penembakan yang merenggut korban jiwa. Kekerasan demi kekerasan berulang kembali, seakan kesejahteraan itu barang yang jauh dan jauh dari jangkauan kita. Kenapa demikian? Karena kedamaian pengamalan Sila-sila Pancasila sudah semakin kabur. Peran Pemerintah Daerah dipertanyakan, berujung pada gugatan peran sebuah Negara.
Apabila hal ini terus berlanjut, yang kuat merasa kuat, yang lemah terus terpinggirkan, maka Sejahtera itu terbukti mahal,kadang ditebus dengan kematian dari pihak yang termarjinalkan...
Marilah kita saling memberikan masukan positif kepada yang bertikai bisa melalui tulisan, jejaring sosial bahkan media massa bagi yang memungkinkan. Agar Pancasila Rumah Kita benar-benar terwujud di bumi Indonesia....
Tuesday, December 27, 2011
Saturday, October 22, 2011
Nasib Pemimpin Kaya Minyak






Irak negara kaya minyak,perang teluk terjadi untuk menjinakkan penguasa kesohor Saddam Hussein. Pada awalnya pemimpin yang tegas dan pemberani ini, menurut hitungan matematis manusia tidak mungkin digulingkan oleh rakyatnya sendiri. Kecuali ada intervensi asing yang pada akhirnya perang teluk kedua Pemimpin tersebut berakhir ditiang gantungan oleh pemerintah transisi atas restu Amerika dan sekutunya.
Mesir di awal tahun 2011, akhirnya mengantarkan sejarah kelabu. Negeri yang terkenal akan peninggalan budaya, minyak setelah terjadi kerusuhan,menjadi kacau balau. Akhirnya Pebruari 2011 Presiden Hosni Mubarak mengundurkan diri, yang tentu akan menghadapi konsekwensi politik selanjutnya, pemerintahan transisi segera dibentuk.
Libya yang pada tahun 2009 dinyatakan sebagai negara terkaya karena minyaknya setelah Arab Saudi, dan rakyat Libya sangat mengagumi pemimpinnya Mohammer Khadafi. Mereka merasa terjamin kesejahteraannya. Namun sayang, kejayaan yang telah dibangun selama 40 tahunan berubah menjadi bara dan meletus perang saudara. Sebagai pemimpin yang supra nasionalis, mencintai Negerinya lebih dari dirinya memang pantas dicatat sebagai Pemimpin Besar Dunia. Lepas dari eksentrik, keras dan terkesan kejam. Semua telah mengakhiri cerita indah Libya si kaya minyak dan teknologi. Khadafi akhirnya menyerah kepada Oposisi yang dibantu tentara gabungan Nato atas pimpinan Amerika. Tragis dan menyedihkan, resiko seorang nasionalis?
Iran saat ini banyak kalangan mengawatirkan terhadap keselamatan pemimpin pemberani Ahmadinejad. Mantan walikota yang sangat perhatian terhadap kebersihan kota, mandiri dan memiliki etos kerja yang jelas.Negara kaya minyak, SDA lainnya selalu berani menanggapi kritikan Amerika dengan lantang, ketika ditutuh mengayakan senjata kimia pembunuh masal.
Apapun alasannya merampas milik bangsa lain adalah bentuk imperialis yang harus dihindarkan. nasib Pemimpin-pemimpin yang kaya minyak dan sangat cinta terhadap negaranya melebihi dirinya, selalu memicu iri hati bangsa asing, selanjutnya berujung pada kejatuhan pemimpin tersebut.....
Saturday, October 15, 2011
Tari "Alam Sumber Kesehatan"


Menjelang masa purna bhakti rektor Universitas Atmajaya Jakarta. Itulah Prof. Dr. FG.Winarno ahli teknologi pangan dari IPB,yang juga sebagai pendorong perusahaan Jamu untuk mengemas minuman Gula Asam, Beras Kencur,dll dalam kemasan UHT Tetra Pack sejak tahun 1985 hingga sekarang diproduksi oleh PT.Mustika Ratu. Beliau bersama-sama Dr. BRA. Mooryati Soedibyo mengadakan perhelatan peresmian Karawitan Jawi yang digelar di Hall lantai 1 Universitas Atmajaya pada tanggal 14 Oktober 2011.
Acara ini berlangsung berkat peran ibu Mooryati sebagai pendiri PT.Mustika Ratu Tbk, dengan penyerahan seperangkat kamelan laras Slendro, sehingga gamelan yang dimiliki Universitas tersebut sekarang lengkap Slendro dan Pelok.
Tak tanggung-tanggung, mereka berdua menyanyikan lagu "Ilir-Ilir" yang diikuti Undangan dan para mahasiswa dengan sorak sorai, mengingat terjemahan dari bait-bait lagu tersebut merupakan spirit bagi kaum muda untuk berjuang, meraih cita-cita. mengubah tantangan menjadi peluang, Ujar ibu Mooryati yang tetap cantik diusia 83 tahun lebih.
Penghujung acara,disuguhkan sebuah tarian "Alam Sumber Kesehatan" sebagai ungkapan perawatan tubuh melalui konsumsi ramuan-ramuan dari alam semesta, yang memiliki khasiat menyehatkan badan secara paripurna. dr. Reisa Kartika Sari,Putri Indonesia Lingkungan 2010 membawakan penuh penghayatan, sehingga nampak sempurna perawatan mengonsumsi jamu serta perawatan lulur badan menghiasi tarian yang diciptakan oelh ibu Mooryati Soedibyo melalui pemanfaatan alam lingkungan kearifan lokal Indonesia.
Semoga banyak para Wirausahawan Indonesia yang akan tertarik pada industri herbal dan jamu sebagai kekuatan ekonomi setelah Brasil....
Tuesday, September 20, 2011
Tokoh Perempuan "Suu Kyi"




Foto-foto diambil dari internet.
Aung San Suu Kyi,gadis cantik kelahiran tahun 1945 adalah putri seorang mantan pejuang berpangkat jendral, adalah oposan Yunta Militer di Myanmar.
Ia adalah perempuan tangguh dan menikah dengan pria berkebangsaan Inggris, nama pria itu adalah Michael Aris. Dari perkawinannya dikaruniai 2 orang putra yaitu Alexander dan Kim, mereka tinggal di Inggris, sedangkan Suu Kyi memilih berjuang di Myanmar untuk demokrasi.
Perjuangannya sangat membahayakan pemerintah Myanmar, maka tahanan rumah harus di jalani selama belasan tahun.Pada bulan November 2010 akhirnya ia menghirup udara bebas.
Perempuan peraih Nobel ini sekarang sangat sibuk menata Partainya yng sempat kocar kacir, namun telah memanfaatkan jejaring sosial kekinian, walaupun tidak sebebas di Indonesia.
Film tentang biografi sang tokoh perempuan ini berjudul "The Lady' dibintangi Michelle Yeoh mengisahkan pengorbanan tersendiri akan rumah tangganya. Ia terpisah dengan suami dan anak-anaknya karena panggilan bangsa Myanmar untuk sebuah demokrasi yang sampai saat ini belum terwujud. Bahkan detik-detik terakhir untuk bertemu suaminyapun terlewati karena ia saat itu masih bersatus tahanan rumah. Mungkin hatinya menangis untuk mengantar kepergian Aris menghadap Tuhannya.....?
Wednesday, August 17, 2011
Dirgahayu Republik Indonesia ke 66.
Kalau boleh jujur, jawaban mayoritas orang apabila ditanya tentang ulang tahun, tentu akan merasa bahagia. Bahkan tidak sedikit yang merayakan dengan gempita. Hari istimewa adalah hari ulang tahun kelahiran itu sendiri.
Tiga hari lalu beberapa teman diantaranya Aria Bima dari PDIP mengirimkan beberapa pilihan tentang simbol kebanggaan menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia. Mulai dari I love Indonesia, yang semuanya menampilkan bentangan bendera merah putih.
Saya sendiri sangat menyukai dan akhirnya memilih salah satu gambar tentang upacara bendera di kawasan puncak sebuah kebersamaan anak bangsa ditengah galaunya keadaan ini sendiri.
Pengamatan demi pengamatan, ada setitik tinta biru menetes disebuah air susu, pada akhirnya mengubah warna putih menjadi tidak putih, tetapi membiru.
Lambang tersebut sengaja ku pajang sebagai gambar profil untuk mengingatkan, begitu ternodanya bumi pertiwi, oleh ulah beberapa orang dari partai yang mampu membirukan kejernihan, kesucian tubuh sebuah negara besar yang kaya SDA dan SDM dalam kepedihan, kebungkaman karena MENGALAH dan menunggu waktu akibat penjarahan secara visual berbentuk korupsi. Sekalipun ulang tahun kemerdekaannya jatuh pada hari ini, Rabu tanggal 17 Agustus 2011 ini.
Dia sesekali menengadah dan menerawang, memandangi berkibarnya sang Merah Putih dengan bangga dalam bisu, dia menanti datangnya pengelola jujur,tegas dan bijaksana.
Bola matanya kembali terpejam sambil bibirnya bergetar, tertangkap samar...Dirgahayu Bangsaku disinilah ibu Pertiwi menyanggamu sejak 66 tahun silam, cintailah DAKU, INDONESIAmu....
Tuesday, July 12, 2011
Mengapa Mesti ditunda untuk UKM?



Tepat pukul 09.30 tanggal 11 Juli 2011 acara penandatanganan antara APINDO Perindustrian, Perdagangan dan UKM dibuka oleh Sofyan Wanandy Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia di lantai dua Kementrian Perindustrian di Jakarta.
Dalam sambutannya dikatakan berulang-ulang, Pemerintah saat ini harus konsentrasi pada bidang masing-masing. Khusus Industri Perdagangan fokus pada pertumbuhan perekonomian, bukan main politik, kami sudah jenuh dengan tantangan saat ini dan masa mendatang. Indonesia Incorporated harus diwujudkan dengan kerjasama baik Industri dan perdagangan nasional secara terpadu. Sehingga apa yang sudah dicanangkan dalam roadmap Kadin Indonesia untuk memajukan UKM kita benar-benar terwujud. Mereka adalah ujung tombak perekonomian kita yang jumlahnya sangat besar, dan terbukti tangguh menghadapi persaingan global.
Menteri Perindustrian menekankan betapa kuatnya arus barang masuk dari luar yang perlu diantisipasi, sebagai contoh peralatan mukena, tasbih yang menjamur di pasar Tanah Abang ternyata dari Malaysia. Namun hasil kerajinan seperti sepatu, tas kulit yang dipamerkan di lantai satu tidak kalah kualitasnya dibanding produk luar.
Begitu juga Mendag Marie Elka Pangestu, mengharapkan pengertian CSR bagi perusahaan besar tidak terbatas memberikan sumbangan untuk dana pendidikan masyarakat sekitar usahanya, namun memberikan pembinaan teknis dan menjadi Customer bagi UKM-UKM terkait. Sehingga mereka bisa tumbuh dan membuka lapangan pekerjaan baru.
Diseberang sini terdengar bisik-bisik pengusaha elektronika antara lain Rachmad Gobel dan Yeani Keet, bahwa perlu membuat Trade Center, dengan menampilkan karya anak bangsa berbasis budaya, sehingga dapat dipromosikan ke Manca negara.
Mengapa mesti UKM-UKM yang berbasis usaha kreatif? Sebab mereka adalah usahawan-usahawan yang akan menjadi pilar ekonomi kerakyatan bangsa Indonesia.
Acara ini diakhiri dengan peragaan busana batik rancangan putra putri kita, bercorak nekabudaya.
Sunday, July 10, 2011
JOKO WI dan Suara Tuhan?


Pasca disahkannya UUD45 versi 2002 melalui amandemen ke 4 kalinya oleh MPR saat itu dibawah pimpinan Amin Rais. Maka kisah baru sesungguhnya berlaku sejak Pemilu 2004 dan seterusnya apabila tidak ada amandemen lagi.
Saat itu yang kekeh dan ngotot menolak amandemen adalah PDI Perjuangan, alasan masuk akal NKRI ini negara archipelago dan amat luas. Terlebih notabene presiden hasil keputusan Sidang Istimewa MPR adalah Megawati Sukarno Putri pun tidak berdaya oleh kekuatan Senayan yang dipimpin oleh Ketua DPR Akbar Tanjung.Walaupun Partainya memenangkan Pemilu pada tahun 1999. otomatis suara di DPR paling banyak didominasi PDI Perjuangan.
Berjalannya waktu,Pemilukada langsung tingkat Kabupaten/Kodya serta Propinsi berjalan seiring dengan Pemilu langsung Legislatif, Presiden-Wakil Presiden, Gubernur-Wakil Gubernur, Walikota-Wakil Wali Kota serta Bupati-Wakil Bupati, yang memerlukan biaya sangat besar.
Joko Widodo yang populer disebut Joko Wi dan Wakil nya FX. Rudyanto, adalah salah satu contoh walikota yang diusung oleh Partai Moncong Putih PDI Perjuangan sukses mengemban tugas daerahnya dan saat ini dipuji-puji oleh banyak kalangan dan untuk studi banding beberapa negara tetangga juga Kongres Kebudayaan tingkat dunia.
Siapakah beliau sesungguhnya ? Produsen mebel kayu, yang hidup biasa-biasa di kota Solo dan alumnus UGM. Saat ini di tahun 2011 adalah masa jabatan ke dua yang diembannya melalaui Pemilu Kada dengan suara lebih dari 92 %.
Kalau bicara tentang Joko Wi tidak akan lepas dari keberhasilannya memindahkan PKL-PKL Banjarsari yang jumlahnya ribuan, negosiasi lebih dari 60 kali pun dilakukan. Seperti yang dituturkan Joko Wi didepan Rektor UNS dan jajarannya pada tanggal 11 Maret 2011 saat menerima UNS Award karena baktinya kepada Kodya Solo dan masyarakatnya, bersama-sama Dr.BRA. Mooryati Soedibyo Pendiri Perusahaan Jamu dan Kosmetik Mustika Ratu Terbuka.
Solo Batik Carnival, tidak akan terwujud tanpa dukungan dari dirinya yang mampu menyedot devisa ke kota Solo.
Pria santun, andap asor dan terkesan halus klemar klemer, ternyata berani mengatakan TIDAK, ketika lokasi Sari Petojo akan diubah keperuntukannya menjadi Mal Pusat perbelanjaan atas ijin Gubernur Jateng Bibit Waluyo, sampai disebut Gubernur sebagai walikota Bodoh.
Tanggal 9 Juli 2011 sejarah mencatat, kota Solo akhirnya menjadi tempat Kongres Istimewa PSSI yang sempat bubar jalan alias ricuh beberapa bulan lalu. Kembali lagi Solo sukses menyelenggarakan acara akbar yang dihadiri utusan FIFA tanpa kerusuhan dan berjalan lancar.
Terpilihnya Djauhar Arifin Sebagai Ketum PSSI mengalahkan Agusman Effendi pada putaran ke dua pemungutan suara, mengakhiri polemik ditubuh PSSI dari tuntutan masyarakat untuk tidak mencalonkan Nurdin Halid pun selesai.
Selamat pak Joko Wi, semoga Anda tidak menolak menjadi pemimpin nasional apabila Tuhan dan rakyat mendukung Anda.....Dalam hal ini bisa jadi Suara Rakyat adalah Suara Tuhan, seperti yang dutarakan sahabat setia Almarhum Prof.Dr. Riswanda Imawan...
Subscribe to:
Posts (Atom)