Saturday, November 29, 2008

BERDOA BERSAMA UNTUK BANGSA DAN NEGARA


Ket gambar dari kiri : Ucok, Sestri, Florentina, Henny Jojor,Aminah, Chrisman, Mirma

Komunitas Oikumene di salah satu perusahaan kosmetika terkenal di Indonesia, sudah melakukan doa bersama minimal satu minggu sekali. Bukan hal yang terpaksa dilakukan, namun menjadi suatu kebutuhan akan siraman Sabda Tuhan.

Dalam kehidupan sehari-hari kami boleh berkarya, beraktivitas untuk kebutuhan jasmani, yang merupakan hukum alam dimana tanpa berusaha kami tidak akan dapat memenuhi kebutuhan. Namun ketika kami sudah berfikir untuk mendapatkan lebih dari hari ini, maka kami terus beraktivitas bahkan waktu yang diperlukan jauh lebih banyak dari waktu yang disediakan bagi Tuhan.

Sungguh luar biasa berkat-berkat Tuhan yang di taburkan bagi kami ciptaan Nya. Sehingga kami wajib mengucap syukur setiap saat, agar kebaikan Nya  selalu menjadi petunjuk betapa kami ini adalah tidak memiliki apa-apa, semua adalah karena perkenan Tuhan. Maka dari itu kami selalu berdoa bersama untuk lingkungan keluarga, kelompok organisasi, perusahaan dimana sudah memberikan nafkah serta bagi bangsa dan negara mulai dari pemimpin pusat sampai pada tingkat pamong terkecil agar semua diberikan kesehatan, kebijakan dan kesejahteraan untuk kehidupan bersama sebagai makhluk ciptaan Tuhan, dan dihindarkan dari sifat iri ataupun ingin memiliki hak orang lain yang bukan menjadi miliknya, seperti yang tertera pada "10 Perintah Allah" amin.

KISRUH DI MUMBAI & THAILAND OPOSISI MENANG





Ket Gmr : Hotel Taj Mahal (kiri), Demonstrasi Thailand (kanan)

Kanan : Vejjajiva PM baru 15 Des 2008


Hotel Taj Mahal yang sangat indah di kota Mumbai India, baru-baru ini diduduki teroris. Pertanyaannya mengapa ada yang ingin menjadi teroris? Menurut saya ini bukan salah pelakunya semata, namun yang harus lebih bertanggung jawab adalah yang menjadi dalang atau otak aktivitas ini. Pepatah mengatakan kok Kain-Kain keturunan Adam yang di ciptakan menurut citra Nya lebih mudah di senangi manusia daripada Habil-Habil adiknya yang meninggal ditangan Kain kakaknya, baik hati dan dierima korban bakaran dari hasil pekerjaannya, karena Habil jujur dan saleh? Hotel yang indah di Mumbai tersebut telah menjadi saksi sejarah terjadi penyiksaan dan pembunuhan sampai jumlah 140 orang lebih, menyesakkan dan memilukan, seandainya para penggagas mau jernih apakah tidak menyayat hati bila anggota keluarganya yang mengalaminya? Belum sirna dari ingatan bagaimana Gedung kembar USA luruh rata tanah, penghancuran di KA bawah tanah Inggris, JW. Marriott Jakarta meledak, Bali dua kali di gunacang Bom, JW. Marriot Afganistan baru beberapa bulan lalu juga meledak, maka tidak heran Presiden Zardari mengatakan teroris dan ekstrimis apapun alasannya tidak dibenarkan. Barack Obama presiden terpilih juga mengecam bahwa teroris apapun bentuknya harus di perangi seakar-akarnya. Begitu juga pendapat Pangab Jendral Djoko Susilo mengungkapkan kita harus waspada pada gerak gerik teroris. Sebab bukan mengenai politik saja namun jauh lebih karena keadilan sosial yang belum merata, serta rendahnya pendidikan. Demikian pula pernyataan PM India Pratibha Patil yang berkunjung ke Bali, perlu kerjasama yang erat antara India dan Indonesia di bidang perekonomian dan deplomasi, sebab merupakan dua negara berpenduduk besar setelah Cina di benua Asia. Kejadian teror tersebut akhirnya akan mengganggu kelancaran ekspor impor di Indonesia dan India ini.


Lain ladang lain tanamannya, begitu pula di Thailand saat ini keadaan kacau, ribuan demonstran turun ke jalan. Bahkan lumpuh aktivitas perekonomiannya, karena dua bandara di Svarna Bumi dan Don Muang diblokir para demonstran. Banyak penumpang baik urusan perdagangan maupun deplomatik dll terhenti. Ini seperti terulang sebelum PM. Thaksin memerintah setiap beberapa bulan ganti-ganti pemimpin. Dari Thanksin ke Samak lalu ke Sumchay hanya hitungan bulan, akan tahan berapa lama? dan ini juga merugikan lalulintas ekspor-impor Indonesia. Takutnya seperti awal krisis tahun 1997 mulainya juga dari negeri gajah ini, lalu merembet ke Asean termasuk Indonesia. Namun semua itu baru prasangka mudah-mudahan tidak terjadi. Akhirnya dari partai Demokrat Oposisi memenagkan pemilihan pendahuluan tanggal 15 Desember 2008 yaitu Abhisit Vejjajiva ahli ilmu pendidikan menjadi Perdana menteri baru menggantikan Sumchai yang terguling melalui demonstrasi jalanan.. ooo.ooo.


Kejadian-kejadian tersebut cukup membuat tidak nyaman disaat krisis keuangan dunia melanda setiap negara, jauh lebih menenangkan bila kejadian-kejadian membaiknya Index perdagangan saham dunia sedikit rebound, atau industri kreatif di negeri ini mulai menggeliat dll dll.

HOLLY MOM OF MICHAEL,RYAN, EMILY


Ket Gbr Atas : Yuddy Chrisnandy DPR-RI

Gbr Bwh : Anak-anak Holly Michael, Ryan dan Emily Tinggal di Amerika

Tidak disangka dengan perkembangan internet, kami dapat berinteraksi dengan saudara, sahabat dan bahkan mendapatkan sahabat baru. Sebut saja Holly teman SMA Yuddy Chrisnandi yang sewaktu SMA pun sudah ikut menjadi pemuda Golkar. Oleh karenanya tulisan-tulisannya cerdas dan segar untuk korespondensi dapat menambah jendela berfikir dan bertindak kita.


Begini ceritanya, ketika itu ada artikel Yuddy Chrisnandi politisi muda dari partai Golkar termuat di blog ini, tiba-tiba ada comment dari Amerika. Pada saat itu langsung saya komunikasikan kepada Yuddy Chrisnandy, beliau senang sekali dan kirim salam via SMS, serta memberikan jadual tayang di ANTV mengenai kepemimpinan gaya anak muda dan menampilkan seorang model yang mirip OBAMA. Namun yang mirip cuma hitamnya dan slogan " YES WE CAN," yang tidak kalah lucunya nama yang kuberikan adalah Michael, padahal itu nama anaknya. Dengan malu-malu saya merevisi dan inform ke Yuddy bahwa teman SMA nya adalah Holly, nama yang cantik.


Sehingga apabila ada yang berpandangan internet adalah penyebab merosotnya etika, itu adalah pemikiran yang dangkal. Sesungguhnya kemajuan teknologi perlu di manfaatkan sebaik-baiknya dan hal itu merupakan karunia Tuhan kepada makhluk ciptaan tertinggi Nya. Oleh karenanya perlu diluruskan bukan internet, atau komputer yang salah tetapi penggunanya yang bisa saja tidak ber etika, sehingga pantas apabila tertangkap diproses secara hukum, jangan teknologi dan tools nya yang bi blokir, seperti kejadian baru-baru ini disalah satu blog yang menyinggung perasaan umat tertentu karena ulah yang tidak baik dari seseorang. Mudah-mudahan blog-blog yang tidak konstruktif semakin minim dan bagi kawan-kawan yang berwawasan luas mohon menghindari hal-hal yang tidak terpuji, saya yakin bisa.


Thanks Holly untuk bisa sharing di : www.michaelnryannemily.blospot.com

Friday, November 28, 2008

Aries Mufty Ketua Umum Masyarakat Syariah


Ket gbr dari kiri : Aries Mufti, Sestri, Yakob dosen FE UNS.

Mantan Ketua Umum APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia), yang selalu memikirkan kemajuan pasar tradisional ditengah-tengah maraknya group multinasional ritel modern, beliau selama dua tahun memegang estafet kepemimpinan dari Ibih TG Hasan yang mengundurkan diri beberapa tahun lalu. APPSI bergabung dengan Aliansi 9 Asosiasi Perusahaan domestik pada Maret 2006, dalam memperjuangkan peraturan pembinaan dan penataan pasar di Indonesia. Dengan kerja keras tanpa lelah maka perjuangan ini menghasilkan perpres 112 tahun 2007, namun sayang Ritel modern seperti Carrefour dll tidak mematuhi aturan tersebut. Oleh sebab itu Asosiasi -asosiasi tersebut masih berjuang merumuskan Permen dng Menteri Perdagangan, sampai saat ini masih tarik menarik belum selesai. Pemerintah juga tidak berani segera memutuskan mungkin dibelakang ritel asing terbesar ke 2 di dunia ada orang kuat?
Aries Mufti telah melepaskan jabatan sebagai Ketum APPSI kepada orang baru yaitu Prabowo Subianto yang juga Dewan Penasihat Partai Gerindra. Acara tersebut berlangsung September 2008 di hotel Cempaka Jakarta Pusat, dalam mukernas ke 3 yang dibuka oleh menteri perdagangan Marie Elka Pangestu.

Manatan komisaris Garuda Indonseia ini, sekarang masih menjabat sebagai direktur Permodalan Nasional Madani dan Ketua Umum Masyarakat Syariah, serta organisasi lainnya.
Ketika berbincang dengan beliau cukup hidup suasananya, apalagi kalau ditanya tentang orang tua asuh terhadap anak-anak terlantar mungkin akibat bencana, seperti Aceh, Papua dan Yogyakarta, beliau antusias dan ternyata memiliki ribuan anak yang harus disantuni. Dan kadang kala menghela napas panjang ketika melihat kenyataan sistem pendidikan nasional mengarah ke sistem kapitalis.

Thursday, November 27, 2008

BPOM UMUMKAN 27 MEREK KOSMETIK DILARANG BEREDAR


BPOM Umumkan 27 Kosmetik Berbahaya (baca Kompas, 27 Nopember 2008 hal 1)
DHONI SETIAWAN
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Husniah Rubiana Thamrin menunjukkan beberapa produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan zat pewarna yang dilarang di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Rabu (26/11). Dari hasil investigasi dan penelitian dari BPOM telah menemukan 27 produk kosmestik yang beredar di masyarakat telah mengandung logam berat jenis Merkuri dan zat pewarna Rhodamin (Merah K.10).
/
Artikel Terkait:
BPOM: Kosmetik Berbahaya? Jumlahnya Jutaan!
Impor Obat dan Makanan Hanya Lewat Satu Pintu
Kosmetik Berbahaya Bisa Akibatkan Kerusakan Otak
Inilah 27 Kosmetik Berbahaya
BPOM Umumkan 27 Kosmetik Berbahaya
Rabu, 26 November 2008 13:39 WIB
JAKARTA, RABU — Setelah melakukan pengujian selama Januari 2007, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan daftar 27 kosmetik yang mengandung bahan dan zat warna berbahaya. Bahan dan zat berbahaya itu adalah merkuri (Hg), Asam Retinoat (Retinoic Acid), serta zat warna Rhodamin (merah K.10 dan merah K.3).
"Kami telah melakukan razia di pasar tradisional, supermaket, dan mal-mal. Kami menemukan 3.555 kosmetik yang tak layak digunakan konsumen," ujar Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (26/11) siang.
Ia menegaskan, untuk melindungi masyarakat atau konsumen dari risiko menggunakan kosmetik dengan bahan berbahaya tersebut, BPOM telah menginstruksikan kepada produsen untuk melakukan penarikan produk tersebut dari peredaran dan memusnahkannya. Produsen atau gudang produk-produk kosmetik berbahaya tersebut, menurut Husniah, yang paling besar ditemukan di Jakarta, Bali, dan Medan.
Dan ketika di konfirmasi by phone, beliau membenarkan hal tersebut, semua ini untuk perlindungan konsumen dan industri domestik, karena kenyataanya memang banyak barang impor tersebar tanpa izin edar. Apakah tidak takut bu Ance? Jawab beliau selama melakukan sesuai konstitusi tidak perlu takut, beliau sangat sadar  jajarannya di pisuhi kanan kiri, depan belakang, atas bawah, ini resiko jabatan ujarnya dari Guantamela. Sungguh "Iron Woman"gumamku.............

Tuesday, November 25, 2008

Jeritan Nasib Guru Swasta


(Wacana Oleh Francisca Sestri)

Judul opini Kompas 25 Nopember 2008 hal 7 pagi ini "Ambil Kepahlawananku, Benahi Kesejahteraanku, di tulis oleh R. Kunjana Rahardi, seorang anak bangsa yang berfrofesi guru di sebuah kota Yogyakarta. Tentu bagi orang-orang yang tinggal di perkotaan dengan gaji 1 bulan diatas Rp. 20.000.000,- baca Dua puluh juta rupiah, hal ini tidaklah menjadi masalah, untuk menyekolahkan anak mereka. Bahkan di kehidupan yang serba modern ini, anak-anak mereka bisa menggunakan fasilitas handphone, komputer dan antar jemput sopir untuk mengikuti pelajaran sekolah dan kegiatan ekskuler lainnya apakah itu les piano, ballet dll.

Tujuan kita menyekolahkan anak-anak adalah mencerdaskan dan mempersiapkan masa depannya dengan membekali ilmu sebanyak-banyaknya, jauh dari tujuan itu tentu setiap orang tua berpengharapan menjadikan darah daging kita mendapatkan tempat lebih baik dari orang tuannya. Bahkan kadangkala kita masih menggunakan pengasuh anak istilah kerennya Baby Sitter? Pilihan terhadap lembaga pendidikan akan jatuh pada sekolah yang bagus baik negeri maupun swasta apakah di dalam maupun diluar negeri, berapapun biayanya akan kita bayarkan demi masa depan anak.

Lalu kenapa disaat dunia memasuki zaman modern ini, ada guru yang nelongso seakan menggugat nasibnya kenapa terlahir menjadi seorang guru swasta? Ia dapat mendidik, memberikan perhatian bahkan sampai larut malam membuat sistem mengajar untuk anak didiknya agar mereka menjadi lulusan yang cerdas dan pandai. Sedangkan untuk kehidupan sehari-hari gaji pendidik tersebut tidak cukup untuk menyekolahkan anaknya sendiri. Bahkan untuk makan bersama keluarganya kadang kala harus ada yang mengalah makan hanya dua kali satu hari.

Potret buram ini banyak terjadi di daerah-daerah seperti penuturan seorang dokter sebut saja dr. Hery Gibb yang tinggal di Solo, ketika mengajar di sekolah swasta daerah Kalimantan Barat, kedaannya masih tidak jauh dengan cerita Laskar Pelangi. Sekolah-sekolah swasta ini tergantung pada likuiditas Yayasannya, sehingga apabila kenyataan gaji pegawai negeri naik ternyata swasta tidak termasuk didalam anggaran negara. Oleh sebab itu ketimpangan ini akan semakin membuat para pengajar enggan menjadi guru swasta yang tidak jelas kepastian nasibnya.

Pertanyaannya apakah sekolah negeri mampu mengatasi sendiri proses pencerdasan bangsa melalui lembaga pendidikan? seberapa besar anggaran pemerintah akan membangun sekolah-sekolah semua tingkatan sampai ke seluruh pelosok negeri? Tentunya apabila niat ini ada, perlu nasionalisasi lembaga pendidikan saja. Sehingga yang ada hanya lembaga pendidikan negeri.

Sehingga tidak heran banyak yayasan pendidikan swasta nyaris tergusur bahkan banyak yang mulai tutup, karena tidak mampu menggaji guru-gurunya setara guru negeri yang mendapat subsidi dari negara. Maka tidak heran pak R. Kunjana Rahardi menuliskan jeritan hati, jika boleh berteriak sudahlah ambil saja kepahlawanku, tetapi mohon benar-benar benahi kesejahteraanku. Mungkin pengertiannya adalah aku ini juga guru yang tidak kalah dengan guru lain di negeri, jadi mengapa dimarjinalkan dan di bedakan?

Masih ada waktu untuk memikirkan ini, pemerintah dan DPR tentunya bisa menghitung ulang tentang anggaran 20 % APBN untuk pendidikan, dan janganlah ada diskriminasi terhadap lembaga pendidikan swasta yang sudah di akui dan disamakan. Memang situasi krisis sulit memenuhi setiap permintaan swasta, namun dengan skala preoritas masih ada jalan, misalnya bagi APBD yang belum terpakai bisa dialokasikan untuk pembenahan pendidikan ini, tentu melaluai APBN-P, apabila semua memahami rasanya tidak akan terdengar lagi jeritan tersebut, minimal menjadi "sekalipun kesejahteraanku belum memuaskan, aku tetap mempertahankan gelar guru sebagai pahlawan." semoga.....

Sunday, November 23, 2008

NOSTALGIA DI HALAMAN SMAN 1 SOLO


Siang hari tanggal 3 Oktober 2008, 1 hari usai Hari Raya Idul Fitri udara kota Solo panas menyengat dan saking teriknya membuat peluh bercucuran. Aku dan kawan-kawan  mengunjungi gedung SMAN 1 Margoyudan Solo, dibawah sengatan matahari kami berfoto di halaman sekolah, dan juga di lapangan basket.

Ketika ada kawan yang masih di jalan tepatnya di Kartosuro, Doktor cantik yang bernama Dwi Ariyani ini terjebak macet dan minta ditunggu, ia mengemudikan mobil sendiri dari Yogyakarta menuju Solo. Kami yang menunggu Totok, Kenthut, si Kembar Melik- Mincuk, Istar, Herry Kristanto, Heri Gibb, Ning, dan aku.

Saking panasnya aku berteduh di bawah pohon beringin yang rindang, persis di halaman depan sekolah. Kami ber enam setia menunggu teman tadi dan ternyata di bawah pohon beringin tersebut banyak sekali semut angrang merah, kontan saja aku beringsut-ingsut takut kalau di gigit. Nah saat itu juga kamera Heri Gibb dokter anestasi salah satu rumah sakit di Solo melayangkan kamera dan cepret, maka jadilah fotoku ini, maklum sudah berumur 49 tahun, jelas terlihat kerut-kerut ketuaan, itulah perputaran waktu tak terasa sudah membuat perubahan fisik setiap insan, bahwa semua tidak ada yang abadi. Kita syukuri saja berkat-berkat Tuhan yang kita miliki sesuai jatah dan talentanya. Amin. 

Karena tanggal tersebut hari Jumat, maka setelah foto-foto bersama kami semua bubaran karena banyak yang mesti sembahyang Jumat, sekalian siap-siap untuk acara reuni akbar malam hari.