Thursday, March 15, 2012

Pemahaman Pancasila dan Konstitusi Mulai dari Kelurahan




Terobosan Metro TV salah satu media penyiaran swasta nasional cukup edukatif,enak dilihat pemirsa.Diselenggarakan di Auditorium UniversitasSebelas Maret Solo.
Program tayangan telivisi yang disiarkan melalui rekaman itu menyuguhkan debat para finalis Lurah-lurah desa se Solo tentang "Pemahaman Konstitusi dan Pancasila" pada tanggal 14 Maret 2012 pukul 19 Wib.Dari para penanya dalam ahlinya terungkap, bahwa di Indonesia masih ada secercah harapan dalam pemerintahan yang bersih dan mengedepankan keadilan dalam melayani warganya. Hal tersebut menurut para lurah desa ini tidak lepas dari keteladanan Pemimpin itu sendiri. Mereka bersyukur memiliki Wali Kota seperti pak Joko Wi.
Para finalis tersebut antara lain Kelurahan Jajar, Kelurahan Serengan dan Kelurahan Kepunton Wetan. Dan pemenangnya yang diwakili 3 Perempuan perangkat desa, adalah Kelurahan Jajar.
Program ini terselenggara atas kolaborasi kerjasama Pemda Surakarta dihadiri Walikota Joko Wi panggilan akrabnya, Rektor UNS yng masih relatif muda Ravik Karsidi dan Mahkamah Konstitusi yang dihadiri ketuanya bapak Mahfud MD.
Kesimpulan penulis, forum ini bisa menjadi jembatan regenerasi pemimpin dengan biaya lebih murah dan hasil efektif.

Tuesday, March 13, 2012

REUNI ALUMNI FE UNS SOLO









Siang itu, Jumat tanggal 9 Maret 2012 hujan turun cukup deras dan terus menerus, acara sarasehan reuni Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret akan diawali dengan acara "Wedangan" di lobi Bank BTN Solo, membuat rasa kuatir beberapa alumnus.
Dibawah rintik-rintik hujan mereka tetap hadir dicara ini, duduk diatas tikar dan disambut kopi jahe, teh manis hangat dan "nyamikan" atau makanan yang di hidangkan diatas piring seperti jadah bakar, tahu bacem bakar, karak gendar dll nuansa makanan udiq tetapi nikmat.
Pembagian kaos dilakukan satu persatu, diabsen sesuai daftar yang disediakan panitia. Bagi donatur dari kita untuk kita akan dikirim sampai tujuan.
Usai acara kangen-kangenan hari pertama pada pukul 23.00 masih ada yang emlanjutkan wedangan,atau makan malam mie godog, selat Solo atau nasi goreng ikan asin.
Sabtu tanggal 10 Maret 2012, rombongan alumnus menuju Kampus di Kentingan, menggunakan bus tingkat "Werkudoro" tepatnya di halaman gedung pusat.
Mereka mengenakan kaos seragam latar putih dan jean biru, foto bersama kemudian melakukan jalan kaki menuju Fakultas Ekonomi.
Di Fakultas Ekonomi disambut oleh para dosen dan dekan FE. Ditengah-tengah ramah tamah, bapak rektor Ravik Karsidi hadir memberikan sambutan singkat. Surprise!
Alunan lagu keroncong, mengiringi acara reuni "Kangen Kampus" demikian bunyi sepanduk itu, menambah indahnya suasana.
Pasca makan siang, para alumnus jalan kaki lagi menuju gedung pusat dan meneruskan perjalanan napak tilas ke "Kampus Mesen" Jl. Urip Sumoharjo. Kampus cikal bakal menjadi UNS kondisinya mengenaskan, sudah lapuk. Aula yang meninggalkan kenangan pada beberapa pasangan suami isteri, diawali kisah cinta di kampus tersebut.
Selanjutnya mereka menuju PGS Pusat Grosir Surakarta, untuk membeli oleh-oleh dan buah tangan.
Pukul 18.00 Puncak acara reuni di Rumah NUR angkatan 80, bertatahkan design interior Belanda, adem dan hijau dihiasi tanaman nan aneka warna. Nama gedung dan bangunan tersebut tepatnya Ex. Kodim Jln. Slamet Riadi Solo.
Aneka jajanan dan makanan khas Jateng dihidangkan seperti Pasar Malam, ada tengkleng, sate kere, cabuk rambak, pecel ndeso, mie kopyok, gempol pered, dawet, beras kencur, kopi dan teh sebagai pasangan komplementernya.
Tali Kasih dihaturkan kepada para dosen, TU purna bakti menjadi acara pokok reuni ini.Akhir dari perjalanan "Kangen Sedulur" semua bergandeng tangan melantumkan lagu Kemesraan disusul Kapan-kapan nya Kus Plus. Foto bersama tidak terlupakan untuk kenang kenangan......
Tanggal 11 Maret 2011 beberapa alumnus menikmati makanan ikan di Angin-angin Pemandian Tirto Marto Pengging, peninggalan PB X Sinuhun Surakarta Hadiningrat. Indahnya Persahabatan.

Friday, February 24, 2012

Uji Kelayakan Mobil Esemka



Joko Wi, walikota Solo melepas uji kelayakan mobil Esemka buatan siswa SMK dengan tarian wayang orang anl tokoh "Gatutkaca" yang kuat dan pemberani karena kebenaran.
Lambaian dan ungkapan syukur sang Walikota, sungguh merupakan kebanggaannya pada hasil karya anak bangsa.
Pun tak kalah gembiranya sang Wakil FX. Rudyatmo dengan kumis tebal dan iket kepala warna hitam memegang stir dan siap menuju Tangerang. Penulis iseng-iseng mengirim SMS antara lain : Wah hati-hati dijalan pak, berita terus ada di Metro TV.Kapan saya diundang kekantornya.
Jawab beliau : Iya mbak, untuk mengawal hasil karya anak bangsa, ya monggo kapan mbak. Demikian sekelumit kesederhanaan pak FX. Rudyatmo ketika menyapa mantan warganya, sama ramahnya dengan pak JokoWi...
Semoga ditengah kiprah para pengelola Negara dengan bau "kebohongan" masih tersisa pejabat seperti Wali dan Wakil nya Joko Wi dan FX. Rudy biasa khalayak memanggil mereka. Selamat Uji kelayakan pak Rudy, semoga selamat sampai tujuan.

Friday, January 6, 2012

Dr. BRA. Mooryati Sodibyo 84 Tahun



Satu tahun yang lalu ibu Mooryati Soedibyo pemilik PT. Mustika Ratu Tbk, menyerahkan estafet pimpinan puncak kepada putri keduanya Putri Kuswisnu Wardani. Perusahaan yang bergerak dibidang industri Jamu dan Kosmetika berbasis ramuan alami warisan keraton Surakarta ini memiliki Visi: Mempercantik setiap orang didunia, melalui Perawatan Paripurna.Dengan misi, sebagai pemain pemimpin pasar disegmennya dengan pencapain target penjualan domestik dan luar negeri.
Beberapa bulan lalu beliau dan kerabat keraton berhasil memperjuangkan gelar pahlawan nasipnal PB X eyangnya dan raja Surakarta. Ia mewakili penerimaan tanda pahlawan nasional di Istana Negara. Bukti bahwa perempuan yang satu ini adalah tokoh nasional yang sukses dan berbakti pada leluhur di negerinya.
Beliau dan keluarganya berlibur ke Amerika sejak tanggal 18 Desember 2011 lalu,sedangkan perusahaan tetap berjalan seperti biasa berdasarkan buku budget 2012 yang sudah ditandatangan Manajemen secara terintegrasi.
Dr. BRA. Mooryati Soedibyo pada tanggal 5 Januari 2012 genap berusia 84 tahun,usia lanjut namun tidak menjadi halangan untuk tetap berkiprah dibidang entrepreneurship. Bahkan beliau memiliki Yayasan Mooryati Soedibyo yang menaungi LPPMS(Lembaga Pendidikan & Pelatihan Mooryati Soedibyo) dan WEA Pendidikan Kewirausahaan Perempuan Tingkat Asean.Selamat Ulang Tahun Bu Moor...

Tuesday, January 3, 2012

Sosok Dahlan Iskan Dan Joko Wi



Foto diambil dari sumber internet.
Mantan Dirut PLN yang mampu membuktikan kinerjanya, ditengah pertentangan dengan para pengusaha ketika Permen ESDM tahun 2010 dikeluarkan. Hasilnya cukup kondosif kenaikan tarif 18 % terbukti listrik tidak mati hidup ditengah melonjaknya harga minyak dunia.
Beberapa hari yang lalu pak Dahlan Iskan pemilik Jawa Pos dan juga Menteri BUMN yang baru hasil reshuffle I tahun 2011 KIB Jilid II, pasalnya Menteri yang satu ini ceplas ceplos dan tidak takut dikritik. Beliau tegas akan memburu pencoleng yang merongrong BUMN sampai kapanpun, membawa angin segar pada Negeri ini pada sosok sederhana beliau.

Tanggal 3 Januari 2012, hal yang membanggakan warga Solo khususnya. Ketika pak Joko Wi, Walikota Solo menggunakan mobil dinas merek Esemka hasil rakitan anak bangsa SMK Solo yang bekerjasama dengan pemilik bengkel Klaten sebagai tempat workshopnya.

Berita mengenai sosok tokoh serupa tersebut,membawa secercah harapan pada masyarakat Jawa Tengah Khususnya dan semoga rakyat secara nasional terhadap dua tokoh yang membanggakan bangsa Indonesia. Konon keduanya tidak mengambil gaji untuk dipergunakan secara pribadi. Harapan selalu ada, walau banyak juga pejabat lain yang tidak suka karena kalah populer dimata masyarakat remaja, pemuda dan manula pada gaya politik mereka.

Sunday, January 1, 2012

Happy New Year 2012


Akhir tahun 2009 negeri tercinta dilanda duka, mencuatnya kasus pembobolan Bank Century yang jumlahnya mencapai 6,7 Trilyun sampai saat ini juga belum ada tanda siapa yang harus bertanggung jawab. KPK lembaga tinggi negara sudah berganti 3 pimpinan di penghujung tahun 2011, namun kasus tersebut rupanya tergeser oleh beberapa kasus kekerasan seperti Cikeusik, pemboman Masjid di Cirebon,Gereja GBI Solo, Mesuji dan terakhir Bima NTB, dan ditangkapnya Nunun Nurbaeti untuk kasus pemenangan Deputy Senior BI Miranda Gultom.
Apapun alasan dan mbundetnya benang kelos yang melilit Ibu Pertiwi, kaum awam mengharapkan perbaikan ditahun mendatang yang sekarang baru kita tapakki, baru saja kita mengawali dengan doa syukur atas berlalunya tahun 2011. Semoga penegakan hukum khususnya untuk keadilan bagi orang-orang terpinggirkan apakah itu proletar, marheinis bahkan gelandangan? Mereka adalah manusia yang memiliki hak hidup yang sama. Kecuali terjadi pengingkaran Pembukaan UUD'45 kita. Jangan ada pencicangan manusia lagi seperti binatang karena manusia adalah makhluk tertinggi yang diluhurkan Tuhan, dibuat saja menurut Citra/gambarNya.
Tahun 2012 adalah tahun yang masih sulit, bahkan diramalkan oleh orang-orang Negara Maju dengan ilustrasi kengerian bencana alam, cairnya gunung es di kutub. Berharap dan lebih giat berusaha maka mimpi dan harapan itu akan nyata.

SEALAMAT TAHUN BARU - HAPPY NEW YEAR 2012

Tuesday, December 27, 2011

Sejahtera Itu Mahal ......

Tidak terasa pencipta lagu "Pancasila Rumah Kita" mas Franky Sahilatua sudah mendahului kita. Namun angan-nya, keinginannya tetap menjadi harapan tiap warga negara Indonesia mewujudkan kehidupan sejahtera.
Beberapa bulan lalu ditahun yang sama ini, penulis buku "Negara Paripurna" bung Yudi Latif mengumandangkan orasinya di TIM untuk mengenang seorang Franky dengan hal yang tidak jauh berbeda. Negara suatu tempat yaitu Indonesia dalam pengertian bahwa tiap jiwa yang ada didalamnya akan bahagia penuh kerukunan dalam menyembah Tuhan YME, empati dengan sesama,bersatu padu melawan bentuk penjajahan dari eksternal dengan mengedepankan pemecahan masalah secara mufakat, pada akhirnya sejahtera adalah tujuan utama.
Bercermin dari kejadian demi kejadian, mulai bom bunuh diri di GBI Solo pada September lalu,Papua membara yang menewaskan aparat kepolisian juga warga, Sondang nekad membakar diri, Mesuji sengketa lahan serta bentrokan warga di Bima NTB berujung penembakan yang merenggut korban jiwa. Kekerasan demi kekerasan berulang kembali, seakan kesejahteraan itu barang yang jauh dan jauh dari jangkauan kita. Kenapa demikian? Karena kedamaian pengamalan Sila-sila Pancasila sudah semakin kabur. Peran Pemerintah Daerah dipertanyakan, berujung pada gugatan peran sebuah Negara.
Apabila hal ini terus berlanjut, yang kuat merasa kuat, yang lemah terus terpinggirkan, maka Sejahtera itu terbukti mahal,kadang ditebus dengan kematian dari pihak yang termarjinalkan...
Marilah kita saling memberikan masukan positif kepada yang bertikai bisa melalui tulisan, jejaring sosial bahkan media massa bagi yang memungkinkan. Agar Pancasila Rumah Kita benar-benar terwujud di bumi Indonesia....