Monday, November 10, 2008

Tokoh muda Indonesia


Anies Baswedan rektor Universitas Paramadina, yang gencar menyelenggarakan diskusi mulai dari pendidikan politik sampai dengan perekonomian.Merupakan inovator dalam memberikan pengetahuan baik kepada para mahasiswa maupun umum. Karena forum-forum diskusi selalu menghadirkan pembicara-pembicara nasional sampai ketingkat menteri. Bahkan yang kontroversi saja di bahas dan kupas dalam seminar-seminarnya. Contohnya: Saatnya dunia berubah oleh Menteri Siti Fadilah Supari, Sadam Husein, Birokrasi dan peraturan, yang akan menghadirkan menteri keuangan Sri Mulyani, Ketua MK, Ketua KY dan tokoh masyarakat lainnya.

Sedangkan anak muda yang bernama Budiman Soedjatmiko, sekarang menjadi anggota partai PDI Perjuangan ini, mulai aktif dan kampanye di daerah Banyumas untuk mencalonkan diri sbegai caleg periode 2009. Ditengah kesibukannya ia menulis pengalaman ketika bertemu dan bercakap-cakap dengan pemimpin Amerika Latin yaitu Fernando Lugo presiden Paraguay dan Hugo Chaves presiden Venezuela. Banyak pengalaman yang didapatnya seperti yang di tuliskan kompas beberapa hari lalu. Konsep Budiman ini jelas Sosialis Equilibrium, hanya seperti apa dan bagaimana penerapannya tentu masih membutuhkan waktu panjang untuk pengakajiannya.

Dua anak muda ini sebenarnya memilki modal besar di bidang masing-masing akankah mereka seperti Barack Obama dan Medvedev? mampukah mereka menembus batas!

Rencana Kerjasama Amerika-Rusia


Presiden terpilih Amerika Serikat Barack Obama, mulai melakukan lobi per telpon dengan Dmitry Medvedev pemimpin muda Rusia.
Perlu diketahui mengapa Rusia menjadi perhatian presiden Obama? Hal ini tidak lepas dari sejarah perang dingin dua negara adidaya yang memiliki garis politik yang berbeda terkenal Barat dan Timur.
Dmitry Medvedev sekalipun dituding kepanjangan tangan dari Vladimir Putin, ternyata dapat menunjukan pada dunia mengenai perbaikan ekonomi ditengah maraknya tren globalisasi, bahkan hampir tidak terpengaruh oleh krisis keuangan Amerika yang menjalar ke sendi-sendi perekonomian seantero jagat raya. Nasionalisasi minyak dengan gaya sistem "komunis liberal" mampu mewujudkan kemandirian dengan ketahanan senjata dan ekonomi.
Mungkin dalam waktu dekat prediden Barack Obama juga akan ke Cina dan Jepang. Dua negara penimbun devisa terbesar di kawasan Asia ini tetap menjadi pendekte pasar global, dan memiliki daya saing industri yang cukup tinggi, ditandai mudahnya barang-barang mereka meluas dipasaran dunia, sebaliknya barang masuk sulit menembus Jepang dan Cina karena faktor harga dan birokrasinya. Lho katanya pasar bebas kok mereka bisa memproteksi industri dalam negerinya?......

Wednesday, November 5, 2008

PDI Perjuangan dibawah Megawati




Megawati Sukarno Putri telah kenyang makan garam dalam membesarkan partai moncong putih ini. Terlunta-lunta disaat pererintahan Orde Baru, hingga kasus penyerbuan kantor DPP PDI di Jl. Diponegoro Juni 2006. Oleh karenanya ibu Megawati secara bulat dengan dukungan para pengikutnya mendirikan partai baru dengan nama PDI Perjuangan.

Bagaimana kiprahnya mantan presiden periode 2002-2004 ini? Beliau bertekad merebut kembali kemenangan yang pernah di raih pada tahun 1999 di pemilu tahun 2009. Beliau dan partai moncong putih ini mulai konsolidasi dan mendekati konstituen akar rumput. Begitu juga telah diterimanya Budiman Soedjatmiko mantan ketua umum PRD ini, maka di bidang kepemudaan mulai di godog melalui training yang konstruktif tentang kekaryawanan, dan dekat dengan kaum buruh yang notabenenya Negara kita cocok untuk sektor riil padat karya.
Pada akhirnya kerja keras yang dicanangkannya membuahkan hasil kemenangan pilkada di beberapa daerah seperti : Sragen, Karang Anyar, Jateng, Solok, Sumbar, Kalteng, Kalbar, Sumsel, Bali, DKI, Solo dll yang nyatanya dapat di jadikan contoh daerah lain atas kepemimpinan daerah yang di hasilkannya.

Oleh sebab itu PDI Perjuangan bertekad mencalonkan kembali ibu Megawati menjadi Presiden periode 2009-2013. konon mapping politik sudah di gulirkan dikalangan terbatas dan akan menentukan calon wakilnya dalam waktu yang tepat didukung kabinet bayangan yang teruji, kata tokoh politik yang sudah di approach pak Tofik Kiemas dan tidak mau disebut namanya.

OBAMA PRESIDEN KULIT HITAM PERTAMA AMERIKA




Seperti menyaksikan Europe Cup antara Sepanyol ( OBAMA) yang tidak disangka melawan Jerman (MC CAIN) dimenangkan Spanyol. Sangat mendebarkan pemilihan presiden yang di gelar di Amerika, bagaimana seorang Obama yang pernah hidup di Indonesia dan sekolah di SDN Besuki Menteng Jakarta. Menggetarkan dunia dengan kharismanya bak Bung Karno dari Indonesia dan John F Kennedy mantan presiden Amerika dari Partai Demokrat yang ditembak mati karena terkenal lebih humanis dan bersahabat dengan negara berkembang.

Menurut CNN Barack Obama menang telak dalam Electorial Threshold 297 diatas ambang batas 270 yang ditentukan dibanding MC Cain hanya 154, pada tanggal 4 Nopember jam 22.30 waktu USA. MC Cain secara gentle berpidato dan memberikan ucapan selamat kepada Barack Obama rivalnya didampingi sarah Palin calon wakil presiden dari partai republik.

Kita patut berbangga si anak Afrika Amerika dari Menteng dalam menuju Gedung Putih, mungkin hoki karena ruamahnya dekat dengan Kampus ACC White Campus Menteng Dalam Jakarta. Seperti yang diungkapkan pada awal tahun 2006 Tuhan adalah Tuhan siapa yang dapat melawan keputusanNya? Yang tidak mungkin adalah mungkin bagi Tuhan. Mudah-mudahan apa yang menimpa JFK tidak terjadi pada Presiden Barack Obama dan masih perlu waspada.

Bagaimana dengan di Indonesia? mungkinkah minoritas dari suku tertentu bisa terpilih menjadi pemimpin bangsa? tergantung dari apakah mayoritas mau menerjang harapan dan menyambut perubahan. Harus diakui dunia perlu menyimak, mengadopsi strategi politik, mulai cara menggalang dana kampanye, media kampanye yang di gunakan, pesan promosi yang memberikan harapan untuk menarik pemilih tanpa di paksa-paksa, bisa belajar dari Tim Sukses kubu Barack Obama.

Tiba saatnya sang pemimpin muda karismatis, menarik dan terkesan rendah hati, memasuki mimbar dan pidato pertama kali didepan jutaan pendukung dan relawan penyumbang dana kampanye ini tepatnya di Chicago Amerika yang banyak di dominasi kaum muda , disaksikan seluruh masyarakat dunia baik melalui internet maupun televisi. Kemudian di sambut oleh Michelle dan ke dua puterinya dengan rasa haru dan membahagiakan. Ia mengatakan keberhasilannya adalah kesuksesan semua. Mudah-mudahan mengunjungi Indonesia dengan sejuta kenangan sewaktu di besarkan oleh ayah tirinya alm. pak Lulu Sutoro selama 4 tahun, dan meningkatkan hubungan baik dengan negara kita seperti zaman BK-JFK yang sempat harmonis, minimal bisa di renegosiasi perjanjian kontrak minyak, bantuan tanpa syarat guna pengentasan kemiskinan di bidang pendidikan dan kesehatan walau Partai Demokrat juga terkenal dengan issue-issue tradisional.

Tuesday, November 4, 2008

Pendukung Barack Obama menjelang Pemilihan presiden Amerika


Collin Powel mantan komandan AS dalam perang Vietnam akhirnya menentukan pilihannya kepada capres ke 44 di Amerika. Disaat yang sulit karena Powel juga dekat dengan Partai Republik, namun disaat-saat menjelang pemilihan presiden, ia menjatuhkan pilihannya mendukung Obama. Lain lagi dengan Senator dari Partai Demokrat Hillary Clinton, setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan, ia dan suaminya mantan Presiden Clinton memilih mendukung Obama sekutunya di Partai Demokrat, setelah beberapa hari menenangkan dan merenungkan tekadnya.

Akankah Barack Obama keturunan Afrika-Amerika akan menjadi presiden pertama di Negara Paman Sam yang sangat diskriminatif ini? Bagaimana strategi kubu Republik yang mencalonkan MC Cain?

Bagaimana dua calon presiden ke 44 ini menyikapi pemilih potensial yang tidak menggunakan haknya pada pemilihan pendahuluan? Atau kelompok yang bisa berpotensi Golput dan bisa dikatakan kelompok CUEK, diperkirakan masih jumlahnya tinggi kira-kira 75 juta suara? Tergantung waktu tanggal 4 Nopember 2008 waktu setempat Amerika.

Bagi kami jelas mengharapkan negara adikuasa itu menghadirkan pemimpin yang bijaksana dan humanis bukan seperti George W Bush yang benar-benar tidak simpati, terutama di kawasan negara (berkembang) yang kaya minyak.

Monday, November 3, 2008

Pemilu Amerika : Obama vs Mc Cain



Hari-hari terakhir menjelang diselenggarakan pemilu Amerika Serikat, cukup mendebarkan. Saling menjatuhkan dan mencari celah kekurangan lawan hal biasa disana. Apalagi calon dari partai penguasa yang menjagokan Mc Cain dan Sarah Palin, bahkan mode rambut Palin menjadi tren disana. Pasangan ini tak segan-segan menyerang Barack Obama dari partai Demokrat. Namun beberapa media menunjukkan keberpihakan kepada kubu Demokrat. Begitu juga bila masyarakat dunia diikut sertakan menjadi konstituen Obama, maka ia akan menang telak setidak tidaknya lebih dari 65 % akan memilihnya. Tetapi bagaimanapun Partai Republik kuatnya, cukup khawatir juga. Obama dan para pendukungnya sukses melakukan kampanye melalui internet on line, apakah berupa berita ataupun video You Tube dan hasilnya sangat efektif. Entah para kandidat ini menghabiskan berapa trilyun? Yang jelas para donatur tidak gentar seperti di sini dan sah-sah saja. Kalau di hitung secara matematis senator Obama yang mewakili Illinois ini tidak punya modal sebesar itu. Detik Com pun menerbitkan buku tentang Obama dan masa kecilnya di Indonesia. Saya jadi teringat pada tahun 2006 berdebat dengan politisi gaek , tentang Barack Obama akan maju mengalahkan Hillary Clinton, saya sempat di bilang sok tau padahal anak desa, nah sekarang kalau taruhan mungkin menang lho. Kita simak saja ya.......

Saturday, November 1, 2008

SOLO : DARI WHCC SAMPAI SIEM 2008


Solo memukau dengan digelarnya World Heritage Cities Conference tanggal 25 Oktober-30 Oktober 2008 dan jamuan makan malam di Taman Balai Kambang. Menampilkan pagelaran gamelan musik etnic arahan Dr. Rahayu Supanggah, begitu alat music ditabuh terasa bergetar jiwa tiap insan yang ada di area Bale Kambang. Kesyahduan dan kekidmatan tersebut membawa suasana pada pemujaan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Begitu pula tarian Jawa semacam Gambyong bak Bedoyo melenggang dengan anggun, seperti dalam uapacara tedak pisowanan ageng di sebuah Kerajaan. Sungguh luarbiasa.

Acara ini dilanjutkan dengan SIEM-2008 ( Solo International Etnic Music) yang di gelar di lapangan depan istana Mangkunegaran, juga dibawah koordinator Dr. Rahayu Supanggah dan diikuti dari beberapa musik etnik Aceh, Riau, Cirebon, Surabaya, Australia dll. Hadir ibukota antara lain artis Jazz Saharani, Reza ikut tampil memeriahkan acara. Sungguh suatu kebanggaan kota yang sempat luluh lantah di lalap api pada kerusuhan Mei 1998. Sekarang bangkit dengan warisan pusaka budaya, mulai dari batik, jajanan khas Solo sampai dengan pembuatan keris dan musik etnik yang mengangkat kearifan lokal. Begitu pula niat pemda kota Solo yang akan mencanangkan bahwa musik Keroncong adalah asli dari Solo. Kita masyarakat Solo perlu mengacungkan jempol kepada Wali Kota Solo Djoko Widodo dan Wakil Wali kota FX. Rudianto dalam peransertanya mendukung kreativitas masyarakat Solo dan sekitarnya.