Wednesday, September 3, 2008

Yudi KRISNANDI


Ketika aku SMS tentang tidak mau dicalonkan lagi Drajad Wibowo sebagai caleg dari PAN, aku was was jangan jangan dia juga membuat keputusan yang sama. Nah dugaanku tidak meleset, 1 minggu kemudian tepatnya hari ini Kompas melansir berita tetang pengunduran dirinya sebagai caleg 2009, tutur politisi ganteng dari partai GOLKAR ini. Wah sayang YUD.

Keroncong "IRAMA MUDA"


Keroncong Irama Muda, didirikan oleh Suwidji Marsudi Rahardjo di tahun 1950 an.

Selepas di benum dan ditempatkan sebagai Kepala Balai Pengobatan di desa Pengging, Solo. Widji yang memperisterikan bidan Kanti Redjeki ini, pada tahun 1951 mendirikan keroncong "IRAMA MUDA". Kiprahnya sampai ke Solo dan sering tampil di RRI dan Gedung WO Sriwedari. Bersama FX. Samno Adikusumo teman akrabnya, Widji yang pimpinan Kroncong Irama Muda sering melantumkan lagu Si Gembala Sapi, Tanah Airku, Stambul Baju Biru dll. Sayang dalam usia 36 tahun beliau meninggal dunia karena kecelakaan, ketika mengendarai motor besar BSA. di tahun 1962.

Aku sebagai puterinya berterimakasih kepada Walikota Solo Djoko Widodo yang mendengarkan masukan melalui selembar memo, untuk mematenkan Kroncong Solo. Terbukti akan diadakan Festival Internasional Keroncong, yang akan digelar di Solo Oktober 2008 nanti. Ikatan Keroncong Festival yang baru di deklarasikan ini, konon di ketuai oleh Sundari Sukotjo dan didukung oleh Gesang dan Waljinah.......Amiiiin.

Krisis Thailand


Berita terkini.
Sudah hampir satu minggu, demo masyarakat Thailand masih berlangsung.
Hal ini di picu terhadap ketidak puasan rakyat terhadap Perdana Menteri terpilih Samak Sundaravej. sekutu mantan PM. Taksin.
Mahasiswa, masyarakat lainnya mulai menduduki kantor-kantor pemerintah, lebih parah mereka terus memblokade bandara udara.
Bila ini terus berlangsung, dikhawatirkan akan mengguncang stabilitas perekonomian.
Bahkan bisa merembet ke kawasan Asian, terutama Indonesia yang mengalami krisis multi dimensi dan terakhir isu pasokan listrik, Inflasi dll.(ses)

Krisis Listrik




Krisis Listrik dan dampaknya pada industri komersial dan hiburan

Rapat yang dipimpin oleh Stefanus Ridwan Ketum APPBI dihadiri Handaka Santosa pengurus REI, Suryadi Sasmita, Ketum Aprindo, Susanto Ketum AP3MI, Sestri dan lain-lain. 
Menghasilakan sikap keberatan terhadap rencana PLN mewajibkan Industri komersial dan hiburan menggunakan genset 1 minggu 2 kali, karena krisis listrik.

Rekomendasi dibawah ini merupakan hasil rapat tanggal 22 Agustus 2008 :

1. Sehubungan dengan kebijakan PLN melakukan pemadaman listrik bagi pengguna B3 (hotel, mall, dan office) dimana kebijakan tersebut, ditolak oleh para anggota asosiasi pengusaha Indonesia, yang tergabung dalam (PBBI, APPBI, APRINDO, PERKOSMI, PHRI, AMPRI, karena dianggap tidak rasional dan melanggar hukum sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM nomor: 0031 tahun 2003 dan Inpres no.10 tahun 2005 dan tidak mengindahkan Inpres no. 2 tahun 2008 tentang Penghematan Energi;

2. PLN tidak memikirkan jika kebijakan tersebut dijalankan maka akan mengakibatkan meningkatnya biaya operasional gedung-gedung yang berdampak pada :

- meningkatnya biaya operasional atas penggunaan genset;
- meningkatnya service charge yang ditanggung oleh para tenant;
- meningkatnya harga-harga barang dan jasa;
- menurunkan transaksi penjualan barang dan jasa, termasuk daya beli masyarakat;
- pengurangan jumlah karyawan guna mempertahankan biaya operasi.


Pada akhirnya akan memicu inflasi secara nasional, padahal pemerintah tengah berusaha mempertahankan tingkat inflasi sebesar 6,2 %.

3. PLN tidak mempunyai pengetahuan dan data yang cukup, bahwa genset yang ada saat ini adalah bersifat standby genset bukan untuk continous running genset, sehingga genset yang ada tak dapat digunakan dalam jangka waktu lama, belum lagi resiko jika terjadi malfunction terhadap penggunaan genset.

4. Penghematan-penghematan yang telah dilakukan oleh anggota Asosiasi antara lain :

- AC dijalankan lebih lambat 1 Jam dan dimatikan lebih awal 1 jam, = 2jam sehari dimana telah terjadi penghematan sebesar 8,6 % dari jumlah pemakaian;
- Temparatur AC telah dinaikan menjadi minimum 25 derajat celcius, yang biasanya 23 derajat celcius, sehingga telah terjadi penghematan berkisar 2 derajat atau 0,6 % dari jumlah pemakaian;
- Penghematan lain-lain, antara lain penggunaan eskalator, IT, penggunaan lampu hemat energy, yang diperkirakan telah menghemat sebesar 1 %.

Sehingga total penghematan yang telah terjadi berkisar 10,2 % dari total pemakaian, hal inipun telah mendapatkan komplain dari para konsumen.  

Tuesday, September 2, 2008

Pakar Kesehatan dan Nina AkbarTanjung


Dr. Kartono Muhamad pakar kesehatan mengatakan, bahwa pentingnya kesehatan adalah sejak dini, mulai manusia itu dalam kandungan. Maka perlu bidan-bidan masa kini memiliki komitmen tinggi seperti Kanti Redjeki, bidan desa yang mengabdikan dirinya sampai akhir hayatnya. Sehingga dapat membantu melahirkan SDM-SDM yang berkualitas dalam berkreasi dimasa sekarang dan yang akan datang.

Sementara Nina Akbar Tanjung ketua Yayasan Warna Warni, pemerhati budaya, selalu menekankan kepada pengembangan budaya. Sehingga dari budaya kreatif maka seseorang bisa mencipta, dengan karsa dan melahirkan karya, seperti halnya menulis buku dan menciptakan kretivitas seni dan budaya lainnya.

Mereka hadir sebagai pembedah buku Kanti Redjeki, karya Sestri September 2007 lalu.

Monday, September 1, 2008

Candi Sukuh


Candi ini terletak di daerah Karang Anyar, sebelah timur kota Solo Jawa Tengah.
Ketika adik ku dan suaminya, mereka sekarang menjadi warga negara Jerman, ingin mengunjungi peninggalan sejarah, maka Candi Sukuh menjadi pilihan pertama yang kami kunjungi.
Mobil kami meluncur naik perbukitan berkelok dan sampai lah di candi Sukuh. Kami beramai-ramai mulai menaiki tangga demi tangga dengan napas ngos-ngosan. Konon tangga ini adalah suatu sayembara, Raja Hindu keturunan Majapahit itu, apabila ingin meminang menantu perempuan, maka calon mantu tersebut harus mengikuti sayembara “menaiki tangga dengan menggunakan kain (sewek bahasa Jawa Timurnya). Apabila kain yang dikenakan sobek, maka pinangan dibatalkan. Pertanda bahwa gadis tersebut sudah tidak suci lagi. 
Kami terus berjalan sampai diatas candi dan menemukan gambar rahim wanita yang didalamnya terdapat kiasan arca bayi perempuan dan laki-laki. Kata pemandu wisata, bahwa makna tersebut menceritakan bahwa dari rahim itulah akan tercipta kehidupan manusia berwatak baik dan buruk, yang terlahir di dunia.
Usai penyisiran perjalanan ini, kami akhirnya menuruni tangga candi, diiringi hawa sejuk dan perasaan perasaan kagum. 

Bluemoon & Gelar Kebangkitan Jamu Indonesia


Ditengah hingar bingarnya pencanangan Kebangkitan Jamu Indonesia, yang di buka oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Dimana Jamu memiliki prospek yang baik di Indonesia maupun manca negara.
Di bumi kita kaya akan tumbuhan tanaman berkasiat antara lain : Kunyit, Temu lawak, Temu giring, Temu kunci, jahe, kencur, sambiloto, pegagang, daun sembung, jati belanda, lengkuas, daun kumis kucing, mahkota dewa dll.
Tentu amat sayang bila negara-negara tetangga datang dan belajar menggali kegunaan tanaman tersebut, kemudian membelinya dalam bentuk bahan baku, lalu kembali ke Indonesia dalam kemasan produk jadi dan kemudian di konsumsi oleh bangsa Indonesia yang jumlahnya terbesar no 3 didunia setelah Cina dan India.
Oleh sebab itu Ketua Umum GP. Jamu Charles Saerang, menggandeng pemerintah ( Ristek dan Departemen Pertanian) untuk sungguh-sungguh mencanangkan kebangkitan jamu Indonesia, dengan mengunggulkan 7 tanaman berkasiat unggulan tersebut antara lain : Kencur, Temu Lawak, Jahe, Pegagang, dan Sambiloto. Dan ditambah dari departemen pertanian menambahkan tanaman Sledri dan kunyit.
Ditengah hingar bingar mempromosikan tanaman berkasiat dan merupakan bahan alami, ada penarikan besar-besaran terhadap Bluemoon produk yang dikeluarkan perusahaan BUMN ini oleh Badan POM.
Ketua BPOM Dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib yang biasa di sapa bu Ance, membenarkan penarikan produk Bluemoon tersebut karena mengandung bahan kimia, bukan asli bahan alami. Karena kami memiliki alat diteksi yang sama canggihnya dengan alat CIA, katanya kepada kami pengurus GP Jamu ( Putri, Charles Saerang, Sestri, Devita dan Ketum YPI Wardiman Joyonegoro) di sela-sela pembekalan Finalis Putri Indonesia tahun 2008 di Jakarta bulan lalu.
Kata Charles dan Putri K Wardhani, kita sebagai produser jamu harus hati-hati dan menjunjung tinggi kode etik yang ditetapkan BPOM agar tidak ditarik dan dibekukan pemerintah, karena me reposisi suatu produk sangat mahal resikonya.