Friday, July 1, 2011

Budaya Menembus Batas Perbedaan.....




Rabu tanggal 29 Juni 2011 digelar acara kepedulian pelayanan antar umat beragama di halaman Paroki Hati Kudus Rawamangun, maka sengatan teriknya matahari pun tidak terasa.
Panggung gembira diawali lantuman lagu dangdut antar umat beragama, sebagai bentuk kebersamaan. Lalu Mbak Heny Purwonegoro sebagai MC menyemangati para pengunjung untuk membeli aneka makanan mulai dari bubur Manado, Semar Mendem ala Solo sampai dengan makanan khas Pontianak. Penyanyi kawakan ibu mertua penyanyi Once yang terkenal di era 80 an, berduet dengan Kia alumnus AFI nya Indosiar untuk menggalang dana pelayanan untuk sesama.
Para pengunjung dan donatur dari berbagai Gereja di Jakarta menikmati suguhan Barongsai dari anak-anak SD dan SMP, berakhir dengan pemberian angpauo secara sukarela, lebih menumbuhkan kesadaran diantara kami.
Berbaurnya budaya mulai dari macam-macam jenis makanan maupun tarian dan lagu daerah, menunjukkan revolusi budaya tetap relevan, menembus batas perbedaan di era kini, yang ditandai semakin absennya pelaksanaan sila-sila Pancasila.

1 comment:

Mestika Anas Rivai said...

Semar mendem berkolaborasi dengan Barongsai.Mestinya mmg seperti itu,tanpa pengkotak-kotakan.Toh kita tak pernah minta dilahirkan sesuai dengan permintaan kita.Sukses Aunt acaranya,semoga mjd acara kontinyu...