Showing posts with label WOL. Show all posts
Showing posts with label WOL. Show all posts

Sunday, April 20, 2014

WOL Edisi April 2014

Berita menggembirakan bahwa di bulan Mei nanti WOL (Wedangan Omah Lodjie) akan menjadi tempat di selenggarakan Festival Film Surakarta 2014, semoga service memuaskan pengunjung. Selamat.
Improvisasi terus dilakukan yaitu untuk Parkir, oleh pemilik rumah semua di mester sehingga rapi dan luas
Untuk layout indoor ada perubahan, backdrop yang dulu gambar Pasar Gede sekarang sudah gambar Omah Lodjie, Mesin jahit dan buku2 novel dipajang dibwah tangga artistis sekali bersanding dengan sofa merah marun, di pojok depan.
Menu yang baru yaitu nasi sambal bledek yang berupa nasi bungkus dilengkapai sambal kerecek pedes, rasanya enak sekali.
WOL sudah bekerjasama dengan Gudang Garam, sehingga bila diperhatikan meja-meja di branding asbak Gudang Garam Surya.

Minuman terbaru adalah wedang tape susu yang sangat legit dan mantaf. Minuman khas yang terbaru adalah "Teh Poci WOL" disajikan dalam teko dari tanah liat dengan rasa rempah-rempah beraroma teh pandan wangi.
Menu yang di tata apik dibingkai didekat meja kasir, dilengkapi sistem pembayaran sistem debit rekening bank, selangkah terobosan maju dari sebuah kuliner wedangan di Solo ini.
WOL yang terletak di Jl. Kol. Sutarto no 159 Jebres ini menyediakan paket-paket untuk acara khusus seperti rapat-rapat, pertemuan reuni dll.
Rencana Lebaran tetap buka, karena pada saat liburan tersebut memang sulit menemukan restoran yang buka. Semoga para tamu semakin nyaman terlayani dengan baik.Sebab tamu-tamu juga berasal dari pejabat BRI Bali, jauh-jauh ingin mencicipi makanan WOL, juga GM HRD Mustika Ratu menyempatkan diri untuk menikmati kuliner tersebut. Mengenai music masih tetap bergema, bahkan semakin menjadi kebutuhan para pengunjung WOL untuk terus dilestarikan dengan lagu-lagu terbaru, apalgi para remaja memang menyenangi lagu-lagu terpopuler masa kni.

.
        SELAMAT MENIKMATI WEDANGAN ALA WOL.............

Monday, March 3, 2014

Dari Pepilos Ke WOL

Tanggal 1 Desember 2013

WOL 14  Pebruari 2014
Grup Pepilos dalam bentuk kumpulan BB terbentuk pada kuartal ke 4 tahun 2011, atas permintaan August Pramono biasa disapa Oetje adalah kembar dari saudaranya bernama Cary. Grup Pepilos ini bisa dibilang diam bahkan jarang terdengar aktif antar anggotanya. BB grup terbentuk berkat info dr. Tatik Budhiarti.
Grup ini awalnya terdiri dari August Pramono, Carry, Dwi Aryani, Sestri, Rachmawati, Oxan Limoro, Indra.Raspio. Kemudian tambah Harum, Patmanto, Satya Nusantara, Lucky, Eddy, Nina Akbar Tanjung, Anies. Kemudian Indra keluar, Nina Akbar Tanjung dan Anies keluar disusul Nusantara.
Survei 1 Desember 2013 (Dwi Aryani, Patmanto)

WOL tanggal 14 Pebruari 2014
Hingga sampai dengan sekarang Grup Pepilos yang tersisa : August Pramono, Carry, Dwi Aryani, Sestri, Rachmawati, Maya Redden, Patmanto, Oxan Limoro, Wiwoho, Bambang Sexring, Danang Trisula, Harry Tjandra dan Adhy Murfianto.
Urut-urutan Pertemuan Pepilos Hingga terbentuknya Wedangan Omah Lodjie :


1. Pertemuan Sapo Garden MT. Haryono awal 2012 hadir : Patmanto,   Lucky, Raspio, Rachmawati, Sestri

2. Pertemuan Bebek Keroncong Ultah Patmanto 2012 hadir : Patmanto, Lucky, Raspio, Sestri, Dwi Aryani,
    Rahmawati


3. Pertemuan Nini Thowong, Cideng Barat hadir : Tim relawan Jokowi, Patmanto, Lucky, Raspio, Sestri
    Rachmawati


4. Pertemuan RM Tan Goei Miranda Ultah Sestri  Agustus 2012 Menteng, hadir : Patmanto, Lucky, Rahma
   dan Sestri

5. Pertemuan 3 Mei 2012 Graha Mustika Ratu  lantai 7, hadir : Haroem, Patmanto, Lucky, Sestri, Raspio
    disini kami telah membicarakan rencana mau membuka Wedangan di Kawasan Jakarta Selatan, rencana     perhitungan akan dihitung oleh Patmanto dan Lucky.

6. Pertemuan 31 Juli 2012 Graha Mustika Ratu  lantai 7 jl Gatot Subroto 74-75, hadir : Maya Redden,
    Rachmawati,Sestri, Patmanto dan Lucky yang sudah membawa hitungan kebutuhan modal, bahkan ada
    rencana mau sharing dengan Bebek Keroncong seberang RS.Fatmawati Jaksel.


7. Pertemuan Kokas 23 Feb 2013, hadir : Dwi Aryani, Sestri, Rachmawati, Patmanto dan Lucky, masih
    maju mundur soal rencana buka wedangan di Jakarta

8. Pertemuan di Solo 17 Maret 2013hadir : August Pramono, Basuki, Patmanto Tjie Tjiek Danang Trisula,
                                                    Dwi Aryani, Sestri,Rachmawati, Dewi Tristantini



9, Dilanjutkan ke Tiga Ceret dihadiri Harry Tjandra dan Adhy Murfianto.

10. Pertemuan 30 Agustus 2013 sepontan di Opus Cafe TIS MT. Haryono Jakarta hadir : August
      Pramono,Carry, Patmanto, Lucky, Sestri dan Rachmawati : Disini tawaran dari Oetje tentang Wedangan
     di Rumahnya jl. Kol. Sutarto 159 Solo, tentu semua harus dipikirkan dan bagaimana strategi kedepannya.
     Kebutuhan dana akan di hitung Patmanto.

11.Pertemuan September 2013 di PKP Kalimalang di rumah Sestri hadir : Patmanto, Endah Karyati, Oxan, Maya Redden, Greg, Sestri dan Chester. Intinya Patmanto sudah membawa proposal besarta hitungan
 investasi Wedangan di Solo rumah August Pramono (Oetje) pengeluaran cukup besar untuk kelas Wedangan, itu saja pengurusan akte nya di bayar oleh Oetje, sewa juga luamyan ada discount...Satu copy proposal disimpan Sestri dan intinya harus jalan.

12. Survei Lokasi 30 Nopember 2013 hadir : Sestri, Chester, Patmanto dan tuan rumah August Pramono.
     kami muter mulai lokasi untuk restonya, sampai dengan tempat kost putri, gudang kosong, rumah induk
     yang dulu tahun 1979 an untuk kost mahasiswa FE UNS, FK dll, penulis pernah nginap di tempat ini.
     rumah orang tuannya dll, yang cukup luas.





13.Wedangan di Kebon Kulon, sekaligus survei situasinya hadir : Tjitjiek isteri Oetje, Patmanto, Oetje, Sestri, Chester, malamnya disusul teman Djoko Utomo.

 
14. Pertemuan 1 Desember 2013 hadir : Rachmawati, Dwi Aryani, Sestri, Tjietjiek, Chester, Oetje,Patmanto, Basuki , Peno dan Ida mendampingi Rahmawati. Setelah di ulangi perhitungan investasi para pendiri sepakat akan sharing, saat itu hanya 10 orang, dan dibayar DP 40 % setelah survei ini. Semua pendiri sudah meninggalkan foto copy KTP, kecuali Dwi Ariani masih diperpanjang. Intinya penunjukan pengurus, pembentukan CV Omah Lodjie diprakarsai oleh Oetje. Dan Pendiri lainnya akan dibuat adendum/ perjanjian diatas materai untuk pembagian hak dan kuwajibannya.

15. Pertemuan 26 Desember 2013 di rumah Sestri PKP hadir : Patmanto, Endah, Rachmawati, Sestri,
      Chester. program tetap jalan, walaupun Patmanto berpisah sang isteri yng masih di Jakarta,
16. Pertemuan 14 Pebruari 2014 dihadiri : August, Tjietjiek, Patmanto, Endah, Basuki dan Ny, Basuki,
      Maya, Greg, Sestri, Chester, Dwi Aryani, Peno : deklarasi antar pendiri, diawali doa dan pembukaan
      oleh Oetje saat itu menahan emosi sampai meneteskan airmata, terharu krn menemukan kelompok
      wadah sebagai saudara diantara para pendiri, cerita yang runtut sebagai kesaksian sekaligus sejarah awal
      mula pembentukan WOL dari Grup Pepilos, bahkan yng pembuat nama grup softball putra putri Solo
      sudah meninggal dunia.

17. Rencana tg 14 Pebruari 2014 Wedangan Omah Lodjie (W.O.L) demikian nama usaha tersebut, di resmi
      kan namun karena ada musibah abu G. Kelud yang meletus pada taggal 13 Pebruari 2013 tengah malam
      maka grand opening dilaksanakan pada tanggal 15 Pebruari 2014.

18. Susunan pengurus Komisaris Utama : August Pramono, Komisaris Basuki. Dirut Patmanto, direktur
      Peno. Pendiri : August Pramono, Patmanto, Dwi Aryani, Sestri, Rachmawati, Chester Wiradja, Basuki,
      Peno, Danang Trisula, Lucky dan Bagio, dengan tenaga kerja kurang lebih 18 orang dengan 1 Koordina
      tor istilahnya Manager. Semoga Perjalanan Wedangan Omah Lodjie akan langgeng seterusnya, dan  
      cerita ini sekaligus menjadi torehan sejarah terbentuknya WOL Jl. Kol. Sutarto no 159 Solo,
      telp.0271 643392.

Tuesday, February 25, 2014

Pengunjung wedangan OMAH LODJIE

Membicarakan wedangan Omah Lodjie serasa tidak ada bosannya, wlaupun sudah pada pulang ke Jakarta, Surabaya, bahkan luar pulau serasa merindukan suasana indahnya wedangan yang lain dari pada yang lain. Berkontempelasi tentang Omah Lodjie, akan diajak ke alam tempo dulu yang dibalut bangunan batu kokoh dan atapnya tinggi, halaman luas serta adem udaranya.
Solo yang banyak didominir peninggalan keraton Surakarta Hadiningrat dan Mangkunegaran diwarisi rumah-rumah besar atau bangunan loji.


Wedangan yang sejak dibuka beberapa hari lalu tepatnya pada tanggal 15 Pebruari 2014 sebenarnya bertepatan dengan Valentine atau Hari Kasih Sayang, para pendiri juga menyediakan coklat bentuk hati. Bagi pengunjung pria diberikan oleh pendiri wanita, bagi pengunjung wanita diberikan oleh pendiri pria.










Saat sekarang pengunjung yang dulu tinggal di Solo mudik atau yang pernah kuliah di Solo bernostalgia di WOL (Wedangan Omah Lodjie) memberikan kesejukan hati tersendiri, sambil mendengarkan musik orgen tunggal yang setiap malam disediakan bagi para pengunjung, sambil menikmati hidangan wedangan ala khas Solo.

                          Tanaman dan Rumput nan hijau menyejukkan suasana